https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

KEREN KUYS! Desa Jajaran Baru Lahat Dapat Bantuan Bangun Akses Jalan ke Kebun, Ini Buktinya

AKSES JALAN KEBUN : Tampak akses jalan ke kebun di Desa Jajaran Baru, Kecamatan Kikim Barat telah rampung -PEMDES JAJARAN BARU FOR PALPRES-

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Keren sebuah kalimat yang pantas dialamatkan Pemerintah Desa (Pemdes) Jajaran Baru, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat.

Dibawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Bostandi berhasil menyulap akses jalan perkebunan, selama ini petani harus berjuang dengan tanah yang penuh lumpur.

"Alhamdulillah, kini setidaknya ada dua instansi yakni Dinas Perkebunan (Disbun) Lahat, dan program Padat Karya Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI," sebut dia, Rabu, 3 Desember 2025.

Dirinya menyebutkan, untuk Disbun sendiri berupa jalan cor beton ke perkebunan Kelapa Sawit, dengan panjang 175 meter, lebar 4 meter dan ketebalan gmhingga 20 cm.

BACA JUGA:GASPOLL! Kelurahan Bandar Jaya Dukung Pemkab Lahat Berantas Narkoba

BACA JUGA:Pemkab Lahat Gelar Sosialisasi Program Pemagangan Nasional untuk Tekan Angka Pengangguran, Ini Kata Wabup

"Sedangkan padat karya dari Kemenaker RI pun sama yakni pembangunan jalan cor beton, panjang 80 meter, lebar 4 meter dan tebal 15 cm," papar dia.

Nah, tentu saja dengan adanya pembangunan infrastruktur tersebut, akan mempermudah petani membawa hasil kebun untuk dijual atau dibawa pulang ke rumah.

"Tentu saja, kami sangat bersyukur serta berterima kasih kepada Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE dan Wakil Bupati (Wabup), Widia Ningsih SH MH atas perhatiannya," terangnya.

Terlebih lagi, sambung dia, mata pencaharian penduduk di desa memang sangat bergantung kepada penghasilan dari perkebunan kelapa sawit.

BACA JUGA:Peringati Hari Disabilitas Internasional, Wabup Lahat : Potensi yang Bersinar, Walau Berbeda Tapi Setara

BACA JUGA:Tren Laju Kemiskinan Ekstrem di Lahat Condong Alami Penurunan, Ini Kata Ketua TKPK

"Ini akan memberikan dampak positif kepada penduduk Jajaran Baru, apabila selama ini mesti berjuang dengan motor modifikasi, kini tidak perlu lagi bahkan kendaraan roda empat pun sudah dapat masuk," papar juga menjabat Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) ini.

Disamping itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan petani agar dapat bersama-sama merawat, menjaga sekaligus memelihara sarana prasarana dimaksudkan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan