https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Bukan Cuma Efisiensi Biaya, ini Strategi Cerdas Titan Infra Sejahtera Beri Layanan Lebih Andal bagi Pelanggan

Aktifitas bongkar muat batubara di Pelabuhan Swarnadwipa Dermaga Jaya.--dokumentasi

MUARA ENIM, KORANPALPRES.COM – PT Titan Infra Sejahtera (TIS) terus membuktikan komitmennya memberikan lebih banyak manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.

Penyedia infrastruktur batubara terintegrasi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini selalu beruapay meningkatkan efisiensi operasional dari tambang hingga pelabuhan (pit-to-port). 

Peningkatan kualitas jalan hauling dan perluasan kapasitas pelabuhan batubara oleh PT TIS, tidak hanya mampu menekan biaya operasional.

Melainkan juga memberikan layanan logistik batubara yang lebih andal bagi para pelanggan setia.

BACA JUGA:Ciptakan Dampak Ekonomi Berkelanjutan, Titan Infra Sejahtera Kawinkan Sektor Swasta dan Tambang Lokal

BACA JUGA:PT Titan Infra Sejahtera Raih Penghargaan BILA 2025, Kategorinya Tiada Tanding!

Diketahui, dalam menjalankan operasinya, PT TIS mempunyai 2 anak perusahaan masing-masing PT Servo Lintas Raya (PT SLR) dan PT Swarnadwipa Dermaga Jaya (PT SDJ). 

Di mana PT SLR yang mengoperasikan jalan hauling batubara sepanjang 118 km, dan PT SDJ yang mengoperasikan pelabuhan batubara di Sungai Musi. 

Kedua perusahaan terkemuka ini menyediakan layanan logistik batubara bagi para produsen batubara di Kabupaten Muara Enim dan Lahat.

Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2020, total cadangan batubara di Sumsel yang terverifikasi sebesar 8,5 miliar ton.

BACA JUGA:Cara Ampuh PT Titan Infra Sejahtera Buktikan Komitmen Pelayanan Prima kepada Pelanggan

BACA JUGA:3 Inisiatif Strategis PT Titan Infra Sejahtera Perkuat CSR dan Kepatuhan Regulasi Keberlanjutan Infrastruktur

Atas melimpahnya cadangan batubara yang dimiliki, mengantarkan Provinsi Sumsel menduduki posisi kedua sebagai provinsi dengan cadangan batubara terbesari di tanah air.

Untuk posisi pertama masih ditempati Provinsi Kalimantan Timur dengan total cadangan terverifikasi mencapai 10,9 miliar ton.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan