HATI-HATI Ada Penipuan Denda e-Tilang, Polres Ogan Ilir Tegaskan yang Asli Dikirim WA Terverifikasi
Polres Ogan Ilir mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan, dan yang terbaru terkait denda e-tilang.-Ist/koranpalpres.com-
OGAN ILIR, KORANPALPRES.COM - Polres Ogan Ilir mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan, dan yang terbaru terkait denda e-tilang.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo melalui Kasi Humas, AKP Herman membeberkan salah satu contoh pesan penipuan denda e-tilang. Pesan itu dikirimkan dengan nomor handphone biasa, tidak terverifikasi.
"Nomor HP 082342 sekian-sekian. Linknya Kejaksean, bukan Kejaksaan. Diplesetkan jadi Kejaksean," paparnya, Minggu 14 Desember 2025.
"Isinya sama, 'Anda memiliki denda lalu lintas yang belum dibayar. Silakan berurusan tepat waktu untuk menghindari denda dan hukuman tambahan'," sambungnya dalam himbauan yang dibagikan Polisi.
BACA JUGA:26 Tahanan Polres Ogan Ilir Dapat Siraman Rohani, Diminta Ikhlas dan Perbaiki Diri
BACA JUGA:Simpan 3 Paket Sabu, Penjaga Kosan di Indralaya Utara ini Ditangkap Satresnarkoba Polres Ogan Ilir
Untuk itu, pihaknya menyampaikan kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.
"Bahwa Polres Ogan Ilir tidak menggunakan nomor-nomor tersebut untuk pemberitahuan pelanggaran lalu lintas," ucapnya.
Dia menyebut, Polres Ogan Ilir melalui Sat Lantasnya secara resmi menggunakan nomor whatsapp terverifikasi.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, jika ada pesan bukan dari nomor resmi, berpotensi modus penipuan.
BACA JUGA:Tim Dokkes Polres Ogan Ilir Pastikan Menu MBG SPPG Ini Bebas Bahan Berbahaya, Siap Didistribusikan
BACA JUGA:Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Ogan Ilir Gelar KRYD dan Hasilnya?
"Jangan sembarangan membuka link yang anda terima, jangan karena kemudian membuka link kemudian kita bermasalah terkait dengan data yang ada di handphone kita," tegasnya.
"Apabila terdapat informasi seperti itu saya pastikan itu adalah sebuah berita yang tidak benar atau hoaks," pungkasnya.
