Pengamanan Sejumlah Gereja, Begini Penjelasan Kapolda Sumsel
Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi bersama Gubernur Sumsel, H Herman Deru meninjau langsung sejumlah gereja dan juga pos pengamanan di Palembang untuk pemastikan pelaksanaan Ibadah Natal 2025.--Kurniawan/Koranpalpres.Com
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Polda Sumsel memastikan bahwa melakukan pengamanan maksimal dalam pelaksanaan Ibadah Natal 2025 di sejumlah gereja di wilayah hukumnya.
Bahkan juga menerjunkan personel gabungan termasuk tim penjinak bom (Jibom) yang berperan dalam melakukan sterilisasi.
Bahkan untuk memastikan hal itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi bersama Gubernur Sumsel, H Herman Deru dan juga Forkopimda Sumsel meninjau langsung sejumlah gereja dan juga pos pengamanan di Palembang.
Salah satunya Gereja Katedral Santa Maria, Palembang pada Rabu 24 Desember 2025 sekira pukul 17.15 WIB.
BACA JUGA:Hari Ini Kapolda Sumsel Pantau Tempat Ibadah dan Pos Pam di Palembang
BACA JUGA:Ini Amanat Kapolda Sumsel Dalam Upacara Hari Ibu ke-97
Kapolda Sumsel menuturkan, bahwa pengamanan yang dilakukan secara menyeluruh ini merupakan personel gabungan.
Yang terdiri Polri, TNI, Satpol PP, Pramuka, Damkar, linmas dan juga Angkasa Pura, dan dipastikan tempat ibadah yang menggelar misa Natal di wilayahnya telah dilakukan sterilisasi.
"Dengan penerjunkan tim Jibom dan personel gabungan, kita memastikan keamanan umat Nasrani dalam melaksanakan ibadah musa," katanya.
Selain itu, dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) disiagakan 76 pos pengamanan di wilayah Sumsel.
BACA JUGA:Kepedulian Nyata, Polda Sumsel Kirim Berton-ton Logistik ke Daerah Terdampak Bencana
BACA JUGA:Klarifikasi Surat ke Kapolda Sumsel, Ini Hasil Didapatkan Kuasa Hukum
"Kita mensiagakan setidaknya 76 pos pengamanan dengan rincian 1 pos pantau, 22 pos pelayanan, 45 pos pengamanan dan 8 pos terpadu," terangnya.
Untuk wilayah hukum Polrestabes Palembang ada 14 pos disiagakan yang meliputi 3 pos pelayanan, 3 pos terpadu dan 8 pos pengamanan.