Update Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi KKN di Ogan Ilir, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
Update Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi KKN di Ogan Ilir, Polisi Tetapkan 2 Tersangka-Ist/koranpalpres.com-
OGAN ILIR, KORANPALPRES.COM - Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya Kepolisian Resor atau Polres Ogan Ilir menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pelecehan mahasiswi KKN di Kabupaten Ogan Ilir.
"Untuk kasus pelecehan mahasiswi KKN sudah kita tetapkan tersangka setelah melakukan gelar perkara kemarin," ungkap Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Mukhlis, Sabtu 17 Januari 2026.
Kedua pelaku yang ditetapkan tersangka tersebut adalah Kepala Dusun berinisial SK dan Ketua Karang Taruna berinisial HT yang keduanya warga Desa Seri Kembang I, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir.
"Penetapan tersangka itu dilakukan pada Rabu (14 Januari 2026) kemarin, tapi keduanya belum ditahan dan akan dipanggil kembali untuk diperiksa sebagai tersangka," tegasnya.
BACA JUGA:Netizen DM ke Instagram Palpres, Adukan Kasus Pelecehan Siswi SD di Palembang, ini Kata Polisi
Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswi berinisial S diduga menjadi korban pelecehan seksual saat mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Ogan Ilir.
Mahasiswi dari salah satu Universitas di Kota Palembang ini tepatnya tengah KKN di Desa Seri Kembang I, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir.
Informasi yang beredar, pelecehan yang dialami mahasiswi ini dilakukan 2 oknum pengurus Karang Taruna dan perangkat Desa tersebut.
Kejadiannya, pada Jumat 29 Agustus 2025 dinihari sekira pukul 01.00, usai mahasiswi tersebut mengikuti rapat yang digelar Karang Taruna setempat.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi KKN di Ogan Ilir, Polres Ogan Ilir Sudah Periksa 6 Saksi
"Pak ada mahasiswi KKN dilecehkan pengurus Karang Taruna, kejadiannya kalau tidak salah usai rapat yang digelar Karang Taruna mengenai acara penutupan HUT RI dan penutupan program KKN," ungkap sumber Palembang Ekspres, Selasa 9 September 2025
Dipaparkanya, kronologi kejadian pada Kamis malam, 28 Agustus 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, rapat berakhir dan mahasiswi masuk ke dalam kamar.
