Isra Mi‘raj, Ujian Hidup dan Cara Membaca Nikmat
Peristiwa Isra Mi'raj menjadi pelajaran besar tentang Allah mendidik manusia melalui ujian, nikmat dan tujuan hidup yang lebih luas--sumber foto: chat gpt
Bagi umat Islam hari ini, Isra Mi‘raj mengajarkan keberanian untuk membaca hidup secara jujur.
Ketika hidup terasa berat, jangan tergesa-gesa berburuk sangka kepada Tuhan.
Bisa jadi, itulah fase ibtila yang sedang mempersiapkan kenaikan derajat.
Google Advertisement Below
BACA JUGA:Laju! Dua Pelaku Pelecehan Mahasiswa KKN di Ogan Ilir Ditangkap dan Ditahan
BACA JUGA:5 Cara Memaksimalkan Pahala Berpilat Ganda di Bulan Syaban Sebelum Menyambut Ramadhan 2026
Sebaliknya, ketika hidup terasa sangat nyaman, jangan cepat merasa aman. Bisa jadi, kenyamanan itu sedang menguji kesadaran dan tanggung jawab kita.
Pada akhirnya, Isra Mi‘raj menegaskan bahwa bukan kondisi hidup yang menentukan nilai seseorang, melainkan arah hatinya. Tidak semua nikmat adalah rahmat, dan tidak semua ujian adalah murka.
Dalam cahaya maqāṣid dan sadd al-dzarai, keduanya adalah sarana pendidikan ilahi agar manusia tidak tersesat oleh dunia, dan tidak putus asa dalam perjalanan menuju Tuhan.