Setahun Kepemimpinan H Arlan–Franky Wujudkan Perubahan Nyata Menuju Masyarakat Makmur dan Sejahtera
Setahun Kepemimpinan H Arlan–Franky Wujudkan Perubahan Nyata Menuju Masyarakat Makmur dan Sejahtera-Ist/koranpalpres.com-
PRABUMULIH,KORANPALPRES.COM - Satu tahun kepemimpinan H. Arlan dan Franky Nasril bukan sekadar deret janji politik. Waktu 12 bulan itu perlahan menjelma menjadi kerja nyata—terlihat, terukur, dan dirasakan langsung masyarakat.
Sejak hari pertama, keduanya menancapkan fondasi perubahan dari dalam birokrasi. Disiplin aparatur sipil negara diperketat.
Tidak ada lagi ruang bagi pegawai yang bekerja setengah hati. Arlan menegaskan, pelayanan publik adalah harga mati. ASN yang melanggar aturan diperingatkan, bahkan terancam sanksi hingga pemecatan.
Pesannya sederhana namun tegas: pemerintah harus hadir cepat, tepat dan dapat di rasakan manfaatnya.
BACA JUGA:Resmikan Kantor Lurah Baru, Wali Kota Prabumulih Pesan Agar Pelayanan Warga Diutamakan
BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Murka, Renovasi Gapura Selamat Datang Dinilai Asal Jadi
Di saat banyak daerah masih berkutat pada wacana, Prabumulih bergerak lewat aksi. Aset-aset pemerintah yang lama terbengkalai kembali dihidupkan. Islamic Center difungsikan lagi.
Rusunawa yang sempat “mati suri” disulap menjadi pusat layanan publik yang menampung kantor Petro Prabu, Dinas Perikanan, hingga Dinas Sosial.
Bangunan yang dulu kosong kini kembali bernyawa, melayani warga setiap hari. Perubahan paling terasa datang dari sektor kesehatan.
Manajemen RSUD Kota Prabumulih yang sebelumnya kerap dikeluhkan, dibenahi dari hulu ke hilir. Sistem pelayanan ditata, fasilitas diperkuat, dan akses kesehatan diperluas. Hasilnya bukan sekadar klaim.
BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Lepas Bantuan ke 3 Provinsi Sumatera Korban Banjir Bandang dan Longsor
BACA JUGA:32.105 Seragam Gratis Rampung Siap Didistribusikan, Komitmen Wali Kota Prabumulih untuk Pendidikan
Awal tahun 2026, Pemkot Prabumulih meraih Penghargaan Deklarasi dan Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) kategori Madya merupakan pengakuan nasional atas keberhasilan menjamin layanan kesehatan bagi hampir seluruh warganya.
Penghargaan itu diserahkan dalam forum nasional di JIEXPO Kemayoran, langsung dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia kepada wali kota.
