https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Sepanjang 2025, PLN UIP Sumbagsel Perkuat Dampak TJSL melalui Pemberdayaan Ekonomi, Pendidikan dan Lingkungan

PLN UIP Sumbagsel terus memperkuat dampak TJSL melalui pemberdayaan ekonomi, pendidikan, lingkungan hingga penguatan masyarakat--Ist

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan (UIP Sumbagsel) terus menunjukkan komitmennya dengan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang tahun 2025.

Melalui pendekatan berkelanjutan dan berbasis potensi lokal, PLN menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan dampak terukur pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.

Sepanjang tahun 2025, program TJSL PLN UIP Sumbagsel telah menjangkau ratusan penerima manfaat langsung.

Mulai dari kelompok tani, UMKM, pelajar, hingga masyarakat pesisir di wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu dan sekitarnya.

BACA JUGA:Berbagi Kebahagiaan, PLN UIP Sumbagsel Santuni Anak Yatim Dhuafa

BACA JUGA:PLN UIP Sumbagsel Gelar Safari Ramadan di UPP Sumbagsel 1, Pererat Kebersamaan dan Berbagi Berkah Ramadan

Pada sektor pemberdayaan ekonomi, PLN UIP Sumbagsel mencatat berbagai capaian signifikan.

Di Desa Air Sempiang, Bengkulu, program pemberdayaan UMKM dan desa wisata berhasil mendorong peningkatan omzet UMKM hingga 50%.

Dengan coffee shop binaan mencatat pendapatan sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta per bulan, serta peningkatan kunjungan wisata hingga 67%.

Sementara itu, pada program Ekoeduwisata Mangrove Sungsang IV, Banyuasin, jumlah kunjungan wisata mencapai 2.273 orang dalam satu bulan.

BACA JUGA:PLN UIP Sumbagsel Gelar Safari Ramadan di UPP Sumbagsel 3, Tebar Kepedulian melalui Berbagi Bingkisan Ramadan

BACA JUGA:Teguhkan Budaya Kerja Aman dan Berkelanjutan, PLN UIP Sumbagsel Gelar Apel Pelaksanaan Bulan K3 Nasional 2026

Dengan puncak kunjungan harian mencapai 629 orang, yang turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui penjualan produk UMKM dan tiket wisata.

Pada sektor pengolahan hasil laut di Desa Tanjung Pandan, Kabupaten Kaur, masyarakat mulai bertransformasi dari penjual bahan mentah menjadi pelaku usaha produk olahan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan