Tingkatkan Kualitas Produk Jurnalistik, Diskominfo OKU Timur Beri Pelatihan Mobile Journalism

Jumat 11 Oct 2024 - 13:37 WIB
Reporter : Arman
Editor : Dian Cahyani Fitri

MARTAPURA, KORANPALPRES.COM - Di era digitalisasi, untuk memproduksi konten yang berkualitas dan informatif tidak harus dengan kamera profesional dan alat pendukung yang canggih lainnya.

Untuk memproduksi konten jurnalistik di era modern ini bisa dilakukan hanya dengan menggunakan perangkat gadget.

Guna mengembangkan dan meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia di Lingkungan Pemkab OKU Timur dalam dunia jurnalistik melalui teknologi gadget.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Pelatihan Mobile Journalism Kamis, 10 Oktober 2024 di Aula Bina Praja II Setda OKU Timur.

BACA JUGA:Pelajari Penerapan Teknologi Terpadu di JIExpo, Diskominfo Palembang Komitmen Pengembangan Smart City

BACA JUGA:Diseminasi Pembangunan dan Promosi Daerah, Diskominfo Provinsi Sumsel dan RRI Sepakati Kerja Sama Mutualisme

Mengusung tema "Tersedianya SDM di Lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Timur di Era Digitalisasi di Bidang Publikasi,” pelatihan ini dibuka langsung oleh Pjs Bupati OKU Timur melalui Staf Ahli Bidang Administrasi Umum Asnari, SPd, MM.

Dalam sambutan dan arahannya, Asnari mengatakan Mobile Journalism telah mengubah lanskap jurnalisme dengan memberikan kemampuan bagi para peserta untuk membuat konten berita secara efisien menggunakan gagdet.

Dirinya berharap, peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang efektivitas sebagai jurnalis dalam menciptakan konten yang menarik dan informatif.

Dengan demikian, lanjutnya, pemanfaatan mobile journalism oleh OPD memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan keterampilan jurnalisme mereka.

BACA JUGA:Wah! Ada Wanita Cantik dari Kejati Sumsel Ikut Workshop Jurnalistik Untuk Kehumasan, Ternyata Ini Sosoknya

BACA JUGA:Ayo Ikut, Lomba Karya Jurnalistik TMMD Ke-121, Ada Kategori Terbuka untuk Umum Loh!

"Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar OPD untuk mempertimbangkan integrasi teknologi mobile journalism dalam fungsi kehumasan di OPD, sehingga mempersiapkan SDM untuk menghadapi tuntutan industri media yang terus berkembang," jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hj. Sri Suhartati, SE, MM, yang akrab disapa Itat dalam laporannya mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 53 peserta yang terdiri dari perwakilan OPD, 20 kecamatan dan TP PKK.

Dijelaskan Itat, Mobile Journalism merupakan bentuk dari digital storytelling dimana gadget digunakan untuk memproduksi konten berita.

Kategori :