“Inovasi Keuangan Digital juga turut berperan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi negara, terutama daerah kita,” cetusnya.
BACA JUGA:Ini Warning Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Saat Hadiri HUT Ke-68 Kabupaten Muba
Masih kata Elen, digitalisasi finansial adalah gabungan dari sektor digital dengan sektor finansial (keuangan).
Digitalisasi finansial diharapkan dapat mempermudah manusia mengelola aktivitas keuangannya, seperti proses penjualan, pembelian/pembayaran, dan investasi serta tabungan.
Lebih lanjut Elen merinci berdasarkan Data BPS di tahun 2023 terhadap Persentase jumlah ponsel aktif di Sumsel mencapai 76,15% untuk perkotaan dan 65,77% untuk daerah pedesaan.
Artinya lebih dari 60% masyarakat di daerah Sumatera Selatan ini baik di perkotaan maupun perdesaan sudah menggunakan internet.
BACA JUGA:Program Prakerja Sukses Cetak Entrepreneur Baru di Sumsel, Pj Gubernur Elen Setiadi Beri 2 Jempol
Hal ini sangat besar sekali dan potensial dalam pemanfaatan dan pengembangan digital finansial saat ini.
Oleh sebab itu sambung Elen, transformasi digital khususnya bidang ekonomi, bidang keuangan menjadi sangat penting.
“Apalagi dengan pesatnya teknologi saat ini, banyak sektor sudah mulai beralih mulai ke AI, mulai dari administrasi, jasa, entertainment dan lain sebagainya,” imbuh Elen.
“Jika seluruh produk UMKM kita yang berjumlah lebih dari 2,3 juta UMKM, semuanya pakai platform digital financial maka akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pembayaran digital di daerah,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala OJK Sumsel Babel Arifin Susanto mengatakan, kegiatan DIGNATION ini intinya adalah digitalisasi dan inovasi.