Mengapa Milenial Lebih Realistis, Sementara Gen Z Lebih Progresif?

Selasa 19 Aug 2025 - 15:16 WIB
Reporter : Trisno Rusli
Editor : Trisno Rusli

BACA JUGA:8 Destinasi Wisata Diprediksi Populer di Kalangan Gen Z dan Milenial Tahun 2025

Berbeda dengan Milenial, Gen Z berada di fase hidup yang lebih bebas dari beban keluarga.

Banyak dari mereka masih kuliah atau baru memulai karier. Itu sebabnya cara pandang mereka lebih idealis dan progresif.

Riset IDN 2025 mencatat bahwa 48% Gen Z mendukung penuh perubahan peran gender dalam keluarga, percaya bahwa kesetaraan bisa membawa kebahagiaan.

Bandingkan dengan Milenial, yang setengahnya masih merasa perlu waktu untuk beradaptasi.

BACA JUGA:Gibran Center Aja Dukung HDCU, Yuk Gen Z dan Milenial Tentukan Pilihanmu!

BACA JUGA:Cagub Sumsel Eddy Santana Putra Janjikan Taman Cyber Park untuk Milenial dan Gen Z

Selain itu, Gen Z juga lebih berani mengambil risiko dalam finansial: 19% mengalokasikan dana untuk liburan dan pengalaman hidup.

Berbanding terbalik dengan Milenial yang hanya memberikan 5% untuk liburan dan pengalaman hidup.

Gen Z pun berani menjadikan 22% investasi properti sebagai tujuan awal. Suatu keberanian yang jarang dilakukan Milenial di awal karier, termasuk saya sebagai milenial.

Berdasarkan pengalaman pribadi, hal ini dipengaruhi oleh faktor perkembangan informasi dan juga budaya saat itu.

BACA JUGA:Lewat Dialog Terbuka ALAF Ajak Kaum Milenial Berpikir Global

BACA JUGA:LUAR BIASA! Ribuan Milenial dan Gen Z Padati Sirkuit Manggul Dukung BZ-WIN Menuju Perubahan Lebih Baik

Digital dan Budaya Media

Salah satu faktor penting yang membentuk progresivitas Gen Z adalah dunia digital.

Mereka tumbuh sebagai digital natives yang terbiasa mengekspresikan diri melalui media sosial, membuat konten, sekaligus mengonsumsi tren global.

Generasi ini percaya pada nomad media—sumber informasi berbasis media sosial yang menggabungkan kreativitas dengan kredibilitas.

Kategori :