BACA JUGA:ARTIKEL KURMA: Memaknai Bulan Puasa Ramadan Untuk Meningkatkan Kualitas Iman dan Taqwa
Menurut kepada suami, menjadi penyejuk bagi suami dan mengikuti apa yang diperintahkan suami sesuai dengan syariat Islam.
Terutama bagi suami yang membimbing keluarganya kejalan yang diridhoi Allah.
Suami merupakan surga atau neraka bagi istrinya, keridhaan suami menjadi keridhaan Allah SWT. Ketika istri yang tidak taat pada suaminya merupakan istri yang durhaka.
Maka dari itu mencirikan istri yang dirindukan surga adalah istri yang taat pada suami, selagi suami memang mengajarkan pada hal baik sesuai tuntunan Islam.
BACA JUGA:ARTIKEL KURMA: Kewajiban dan Keringanan Puasa Ramadan Bagi Kelompok Rentan
BACA JUGA:ARTIKEL KURMA: Dilema Ibu Hamil dan Menyusui: Qadha atau Fidyah?
Karena ketaatan istri pada suami merupakan jamian surganya. Jika sebaliknya maka nerakalah tempatnya.
Sebagaimana sabda nabi muhammad SAW. ”Suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda bahwa beliau melihat wanita adalah penghuni neraka terbanyak.
Seorang wanita pun bertanya kepada beliau mengapa demikian? Rasulullah pun menjawab bahwa diantaranya karena wanita banyak yang durhaka kepada suaminya”. (HR Bukhari Muslim).
Maka dari itu kita diperintahkan Allah unntuk melakukan hal yag baik terkait amal ibadah.
BACA JUGA:ARTIKEL KURMA: Qadha dan Fidyah Dalam Bulan Ramadan
BACA JUGA:ARTIKEL KURMA: Lailatul Qadar, Meraih Keberkahan di Malam 1000 Bulan
Wanita yang taat pada suaminya merupakan wanita yang di rindukan surga, dengan demikian bahwa ciri-ciri wanita yang dirindukan surga adalah wanita yang mengerjakan salat Lima waktu, wanita yang puasa di Bulan Ramadan, wanita yang menjaga kehormatannya dan wanita yang taat pada suami.
Bulan ramadan ini merupakan moment terbaik kita untuk terus meningkatkan amal kebaikan untuk menuju fitrah.
Semoga kita termasuk menjadi orang orang yang dirindukan surga dengan menjalankan perintah dan menjauhi segala larangannya.