Letkol Arh Yusuf Winarno menegaskan bahwa meski mengejar target selesai tepat waktu, standar kualitas dan keamanan material tetap menjadi prioritas utama agar jembatan memiliki daya tahan yang lama dalam menghadapi arus sungai dan beban kendaraan roda dua.
BACA JUGA:Sinergi Membangun Ketahanan Nasional, Kodam II Sriwijaya Rampungkan 50 Unit KDKMP
BACA JUGA:Kawal Ketahanan Energi, Kodam II Sriwijaya Berikan Dukungan Pengamanan Penuh bagi Pertagas
Dandim OKU juga mengapresiasi sinergi antara personel TNI dan masyarakat setempat yang saling bahu-membahu dalam proses pembangunan ini.
"Kita berharap, setelah jembatan ini rampung 100 persen, warga dapat menjaga dan merawat aset infrastruktur ini dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang dalam meningkatkan taraf ekonomi dan sosial di wilayah Baturaja Barat," tandasnya.***