https://palpres.bacakoran.co/

Wako Jajaki Peluang Kerjasama dengan Pemkot Batam

Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah berbincang santai dengan Walikota Batam dan jajaki kerja sama kedua daerah.-Humas Protokol Pagaralam-

PAGARALAM, KORANPALPRES.COM - Walikota Pagaralam, Ludi Oliansyah mendapat sambutan hangat dari Walikota Batam, Amsacar Ahmad, saat berkunjung ke Kota Batam pada Ahad (17/3). Dalam kunjungan ini, Ludi Oliansyah diajak langsung untuk melihat event Sunday Market, sebuah kegiatan yang dipelopori oleh anak muda Batam dan menjadi salahsatu daya tarik ekonomi kreatif di kota tersebut.

Diadakan di Park Avenue Mall, Sunday Market menghadirkan berbagai produk lokal, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk fashion buatan anak muda. Walikota Pagaralam, Ludi Oliansyah terlihat antusias saat berbincang dengan para pelaku usaha kreatif dan menyaksikan langsung bagaimana semangat kewirausahaan anak muda Batam berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Setelah berkeliling, kedua Walikota melanjutkan agenda diskusi mengenai potensi sumber daya yang dimiliki Kota Pagaralam dan peluang kerjasama dengan Batam. Ludi Oliansyah menyampaikan harapannya agar sinergi antara kedua Kota bisa terjalin, terutama dalam upaya meningkatkan perekonomian di Pagar Alam.

“Kami ingin belajar dari Batam, bagaimana Kota ini mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan memberdayakan anak muda. Saya yakin banyak hal yang bisa kita terapkan di Kota Pagaralam untuk mengoptimalkan potensi daerah,” ujar Kak Ludi.

BACA JUGA:Pemkot Pagaralam Dukung Program Bedah Rumah Tunjukkan Komitmen Kuat untuk Masyarakat

BACA JUGA:Pemkot Pagaralam Dukung Kegiatan Yatim Fest Yayasan Abulyatama

Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan antara kedua pemimpin daerah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Pagaralam. 

Sebagai informasi,Kota Batam adalah kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Wilayah Kota Batam terdiri dari Pulau Batam, Pulau Rempang dan Pulau Galang dan pulau-pulau kecil lainnya di kawasan Selat Singapura dan Selat Malaka.

Dilansir dari Wikipedia, Pulau Batam, Rempang, dan Galang terkoneksi oleh Jembatan Barelang. Menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam, pada akhir tahun 2023 jumlah penduduk Batam mencapai 1.260.785 jiwa, dengan kepadatan 1.200 jiwa/km². Kota Batam merupakan bagian dari kawasan ekonomi khusus perdagangan bebas Batam Raya.

Batam punya letak yang sangat strategis. Selain berada di jalur pelayaran internasional, kota ini memiliki jarak yang sangat dekat dan berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

BACA JUGA:Wawako Bertha Buka Yatim Fest 2025, Santuni 365 Anak Yatim dan Dhuafa

BACA JUGA:Wawako Bertha Siap Dukung Pengelola Desa Wisata Gunung Dempo

Sebagai kota terencana, Batam merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Ketika dibangun pada tahun 1970-an oleh Otorita Batam (saat ini bernama BP Batam), kota ini hanya dihuni sekitar 6.000 penduduk dan dalam tempo 40 tahun penduduk Batam bertumbuh hingga 158 kali lipat.

Sejarah Batam

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan