Pagaralam Masih Diguyur Hujan, Waspada Demam Berdarah Dengue
Waspadai penyebaran dbd dengan mengutamakan polhidup bersih dan sehat.-halodoc-
BACA JUGA:Cegah Penyebaran DBD, Dinkes OKU Timur Lakukan Langkah Proaktif
BACA JUGA:Dinkes OKU Timur Ambil Langkah Cepat Cegah Penyebaran DBD, Berikut Tindakannya
Oleh sebab itulah, pastikan lingkungan tetap bersih dan tutup rapat tempat penampungan air.
Jika mulai ada warga terkena tanda-tanda DBD lakukan segera pengecekan ke puskesmas agar segera tertanggulangi.
Demam berdarah atau DBD adalah penyakit yang menular melalui nyamuk yang terjadi di daerah tropis dan subtropis di dunia. Gejala DBD yang umum adalah demam tinggi dan gejala seperti flu.
Sementara itu, pada DBD yang parah, kondisi ini bisa menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok) dan bahkan kematian.
BACA JUGA:Kasus DBD di OKU Timur Naik 100 Persen Lebih, Wakil Rakyat Pertanyakan Peran Dinkes
BACA JUGA:Langkah Efektif Dinkes OKU Timur dalam Perangi DBD, Ini Cara yang Perlu Kamu Tahu
Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari gigitan nyamuk dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi populasi nyamuk.
Banyak orang tidak mengalami tanda atau gejala DBD. Ketika gejala benar-benar terjadi, ini sering dikira sebagai penyakit lain, seperti flu.
Biasanya gejala DBD akan muncul mulai empat hingga 10 hari setelah mendapat gigitan nyamuk.
Penyakit ini bisa menyebabkan demam tinggi hingga 40 derajat Celsius. Selain itu, beberapa gejala lainnya, antara lain sakit kepala, nyeri otot tulang atau sendi, mual dan muntah, sakit di belakang mata, kelenjar bengkak, dan ruam. Karena itu kalau sudah ada tanda-tanda itu, segeralah ke dokter atau rumah sakit terdekat.