Ragam Upacara Adat di Provinsi Riau Ini Masih Eksis Sampai Kini
Upacara bakar tongkang, menjadi tradisi unik di Bagansiapiapi, Riau yang masih dilaksanakan masyarakat etnis Tionghoa di sana-riaunews-
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Kekayaan budaya setiap wilayah di Indonesia memang sangat bervariasi. Kebudayaan ini bermacam-macam bentuknya dalam ragam tradisi yang dijalankan suatu masyarakat mulai dari peingatan kelahiran, perkawinan, kematian, dan beragam tradisi lain.
Ritual atau upacara adat menjadi salah satu kebudayaan yang ada di setiap wilayah Indonesia. Salah satunya Provinsi Riau yang memiliki tradisi unik yang masih eksis sampai saat ini
Berikut ini adalah beberapa upacara adat Riau yang masih dilestarikan oleh masyarakatnya hingga sekarang seperti dikutip dari berbagai sumber.
1. Tepung Tawar
Pelaksanaan upacara dan tradisi tepung tawar adalah simbol yang dilakukan untuk mendoakan seseorang atas keberhasilannya. Tepung Tawar menjadi salah satu bagian penting dalam sejumlah prosesi adat istiadat terutama suku Melayu di Riau. Biasannya, tepung tawar ini dilakukan pada acara hajatan adat perkawinan, khataman Alquran, syukuran, hingga prosesi peresmian lainnya.
BACA JUGA:Upacara Adat Khas di Provinsi Sumatra Barat, Ada Tabuik di Pariaman dan Pasipiat Sot di Mentawai
BACA JUGA:5 Upacara Adat dari Berbagai Suku di Provinsi Sumatra Utara
2. Upacara Menyemah Laut
Upacara menyemah laut merupakan suatu tradisi yang bertujuan untuk melestarikan laut dan segala isinya agar bisa memberikan manfaat bagi manusia. Upacara adat yang satu ini banyak dilakukan dilakukan oleh masyarakat Riau yang tinggal di pesisir laut.
3. Tradisi Balimau Kasai
Balimau kasai ialah upacara tradisional yang istimewa bagi masyarakat Kampar yang tinggal di provinsi Riau. Pada umumnya kegiatan ini dilakukan ketika menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan dilaksanakan sehari sebelum bulan puasa. Ini adalah tradisi ungkapan rasa syukur dan kegembiraan memasuki bulan Ramadhan.
4. Tradisi Merisik
Merisik meupakan prosesi adat yang pertama kali dilakukan dalam proses perkawinan. Tujuan dari tradisi merisik ialah untuk menyelidiki keberadaan calon pengantin yang dilakukan oleh pihak laki-laki. Teknisnya orang tua laki-laki akan datang untuk mencari informasi tentang latar belakang calon istri.
BACA JUGA:Mengenal Upacara Adat di Provinsi Aceh, Erat Kaitannya dengan Agama Islam