https://palpres.bacakoran.co/

Polda Sumsel Sikat 6 Pelaku Geng Motor Brutal di Palembang, Ini Wajahnya

Tak butuh waktu lama, Tim Jatanras Polda Sumsel langsung bergerak cepat dan mengamankan 6 pelaku geng motor yang melakukan penganiayaan dan perampokan terhadap seorang mahasiswa di kawasan Sukarami Palembang.--Bidhumas Polda Sumsel

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Aksi kejam geng motor kembali terjadi di Palembang, seorang mahasiswa jadi korban penganiayaan dan perampokan brutal oleh sekelompok pemuda tak dikenal di kawasan Sukarami Palembang. 

Tak butuh waktu lama, Tim Jatanras Polda Sumsel langsung bergerak cepat dan mengamankan 6 pelaku.

Peristiwa mencekam itu terjadi pada Selasa 10 Juni 2025, sekira pukul 21.05 WIB. Korban bersama rekannya sedang melintas di Jalan Perjuangan, Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang. 

Ketika itu tiba-tiba dihadang oleh sekitar 10 orang pria tak dikenal. “Korban dipukuli ramai-ramai hingga mengalami luka robek di kepala," terang Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun, S.I.K., M.Si. 

BACA JUGA:Cegah Kriminalitas, Personel Polres PALI Sasar Hal Ini

BACA JUGA:Kasus PMI Palembang, Kuasa Hukum: Adanya Dugaan Dikriminalisasi Terhadap Kliennya

Setelah korban tak berdaya, Lanjut Dirreskrimum Polda Sumsel mengatakan, bahwa handphonenya dirampas.

Korban yang terluka kemudian melapor ke Polsek Sukarami. Laporan Polisi: LP/B/220/VI/2025/SPKT/Polsek Sukarami/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel.

Hal inilah menjadi dasar bagi Unit 3 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel untuk melakukan pengejaran.

Hasilnya 6 pelaku berhasil ditangkap dengan inisial IF (27), D (26), CPK (20), AHS (20), AKPU (19) dan RAS (21) dan semuanya merupakan warga Palembang dan berprofesi sebagai buruh.

BACA JUGA:3 Titik Rawan Kriminalitas di Pemulutan, Polisi Lakukan Ini

BACA JUGA:Tekan Angka Kriminalitas, Kegiatan Ini Langkah Tiju Unit 1 Subdit III Polda Sumsel Lakukan

Tim juga berhasil mengamankan barang bukti seperti 1 unit HP milik korban dan 2 unit motor milik pelaku Yamaha NMax dan Honda BeAT.

“Pelaku lainnya masih kami buru. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di Sumatera Selatan,” katanya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan