Pejabat Kejari Banyuasin Hadir di Kegiatan Gerakan Pangan Murah
Kajari Banyuasin yang diwakili oleh Kasubsi II Seksi Intelijen M. Yuansyah Putra, S.H. dan Yuliandri, S.H menghadiri Kegiatan Gerakan Pangan Murah.--Humas Kejati Sumsel
BANYUASIN, KORANPALPRES.COM - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuasin yang diwakili oleh Kasubsi II Seksi Intelijen M. Yuansyah Putra, S.H. dan Yuliandri, S.H menghadiri Kegiatan Gerakan Pangan Murah, Rabu 20 Agustus 2025.
Yang Bertempat di Depan Kantor Camat Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Pada Pukul 09.00 WIB hingga selesai.
"Bahwa dalam Giat Gerakan Pangan Murah (GPM) diselenggarakan sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, serta membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau," ujar Kasi Intel Kejari Banyuasin, P. Jefri Leo Chandra, S.H.
Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin, diwakili oleh Jaksa Fungsional Seksi Intelijen Juwita Manurung, S.H., menghadiri kegiatan Gerakan Pasar Murah, Rabu 13 Agustus 2025.
BACA JUGA:Pejabat Kejati Sumsel Ini Hadir di Rapat Paripurna XIX DPRD Sumsel, Siapa?
Yang digelar oleh Polres Banyuasin bersama Bulog Cabang Kanwil Sumsel Babel. Acara ini berlangsung di Pasar Mega Asri, Kelurahan Sukajadi Timur, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1829/VIII/OPS.4.1/2025 tanggal 11 Agustus 2025," ujar Kasi Intel Kejari Banyuasin, P. Jefri Leo Chandra, S.H.
Hal ini tentang pelaksanaan Zoom Meeting Kick Off/Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri Tahun 2025.
"Tujuan utama pasar murah ini adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, di wilayah Kabupaten Banyuasin," katanya.
BACA JUGA:Begini Tuntutan JPU Kejati Sumsel Kurir Sabu 16 Gram
BACA JUGA:Wah! Ada Family Gathering Digelar Kejati Sumsel, Ini Tujuannya
Selain itu, kegiatan ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat dengan menyediakan bahan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.
Sekaligus memperkuat sinergi antara Polres, Bulog, dan instansi terkait dalam upaya pengendalian inflasi dan ketahanan pangan daerah.