https://palpres.bacakoran.co/

Tim Gabungan Tangkap Buronan Berkewarganegaraan Maroko, Ini Langkah Dilakukan

Tim gabungan dari Bagian Kejahatan Internasional Set NCB Interpol Indonesia berhasil melaksanakan operasi pendeportasian seorang buronan berkewarganegaraan Maroko atas nama Nour Eddine NAJM.--Bidhumas Polda Sumsel

JAKARTA, KORANPALPRES.COM - Tim gabungan dari Bagian Kejahatan Internasional Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri bersama Direktorat Jenderal Imigrasi dan Satuan Reserse Narkoba Polrestro Bandara Soekarno-Hatta berhasil melaksanakan operasi pendeportasian seorang buronan berkewarganegaraan Maroko atas nama Nour Eddine NAJM. 

Operasi yang berlangsung selama dua hari, dari Rabu 20 Agustus 2025 hingga Kamis 21 Agustus 2025.

Ini merupakan wujud komitmen Indonesia dalam penegakan hukum dan kerja sama internasional.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi erat dari berbagai pihak. Tim NCB Interpol Indonesia dipimpin oleh AKP M. Hazaquan, S.I.K., M.H.

BACA JUGA:Kasus PMI Palembang, Kuasa Hukum: Adanya Dugaan Dikriminalisasi Terhadap Kliennya

BACA JUGA:3 Titik Rawan Kriminalitas di Pemulutan, Polisi Lakukan Ini

Sementara dari Subdirektorat Penindakan Keimigrasian diwakili oleh Bapak Rija dan tim. 

Dukungan pengamanan di lapangan juga diperkuat oleh personel Satresnarkoba Polrestro Bandara Soekarno-Hatta yang dipimpin oleh AKP Michael K. Tandayu, S.I.K., M.H.

"Rangkaian proses pendeportasian dimulai pada Rabu dini hari, saat tim gabungan melakukan penitipan penahanan sementara terhadap subjek di Polrestro Bandara Soekarno-Hatta," ujar AKP M. Hazaquan.

Memasuki siang hari, tim melanjutkan koordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk merampungkan seluruh proses administrasi pendeportasian. 

BACA JUGA:Tekan Angka Kriminalitas, Kegiatan Ini Langkah Tiju Unit 1 Subdit III Polda Sumsel Lakukan

BACA JUGA:Kriminalitas Susah Ditebak, Warga Harus Perketat Keamanan Lingkungan Masing-masing

Selanjutnya, seluruh tim yang terlibat menggelar konsolidasi guna mematangkan mekanisme teknis pengawalan subjek dari ruang tahanan menuju Terminal Keberangkatan Internasional. 

"Menjelang malam, koordinasi final dilakukan dengan pihak maskapai Air France untuk memastikan kelancaran keberangkatan subjek dengan penerbangan bernomor AF-3933," katanya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan