Workshop Ini Jadi Yang Perdana di Museum Sriwijaya, Tentang Apa Itu?
Museum Sriwijaya Palembang menggelar perdana Workshop Jumputan yang diikuti oleh ibu-ibu PKK Kelurahan Karang Anyar dan perwakilan sekolah di sekitar lingkungan Museum yang dilakukan foto bersama.--Kurniawan/Koranpalpres.Com
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Museum Sriwijaya Palembang menggelar perdana Workshop Jumputan yang diikuti oleh ibu-ibu PKK Kelurahan Karang Anyar dan perwakilan sekolah di sekitar lingkungan Museum.
Melalui pelaksanaan Workshop ini, pengelola Museum Sriwijaya yang berada di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel berupaya memberikan pengetahuan hingga rata cara pembuatan Jumputan itu sendiri.
Hal ini dikatakan oleh Kepala UPTD TWKS Palembang, Nur Yasin SE M Si disela-sela kegiatan di Museum Sriwijaya beralamat di Jalan Syakyakirti, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang, Selasa 16 September 2024.
Ia menuturkan, bahwa para peserta berasal dari Kelurahan Karang Anyar baik ibu-ibu PKK maupun perwakilan sekolah yang ada di sekitar lingkungan Museum Sriwijaya ini.
BACA JUGA:Serunya Gathering Guru dan Staf Ma’had Zaadul Maad Palembang di TWKS Gandus, Tujuannya Keren Banget
BACA JUGA:Ada Apa Ini, Kudam II Sriwijaya Datangi TWKS Palembang
"Kita menggelar kegiatan ini cukup sederhana dan untuk pesertanya ada sekitar 30 orang," ujarnya kepada wartawan.
Ini merupakan kegiatan perdana yang digelar Museum Sriwijaya Palembang, dan diharapkan agar kegiatan ini dapat berlanjut di tahun berikutnya.
"Kita harapkan kegiatan ini akan berlanjut di tahun depan dan akan lebih meriah lagi di tahun pertamanya untuk kegiatan Workshop Jumputan ini," katanya.
Dengan kegiatan Workshop yang diadakan, akan melahirkan pengerajin ataupun UMKM Jumputan baru di daerah Kelurahan Karang Anyar.
BACA JUGA:12 SMP Bersaing di Lomba Berbalas Pantun di Museum Sriwijaya TWKS, Inilah Keseruannya!
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Pandji Tjahjanto, S.Hut., M.Si mengatakan, bahwa TWKS harus memberikan manfaat bagi sekitarnya.
"Untuk itu kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan berdampak positif dari sekitar Museum Sriwijaya Palembang," terangnya.