Disdikbud Lahat Masukkan Aksara Ulu ke Muatan Lokal Sekolah, Ini Kata Kadis
AKSARA ULU LAHAT : Kadisdikbud Lahat didampingi Kabid Kebudayaan, para narasumber Aksara Ulu Lahat dan tenaga pengajar -Bernat/koranpalpres.com-
LAHAT, KORANPALPRES.COM - Tulisan Aksara Ulu Lahat biasa dijumpai di papan nama, perkantoran ataupun nama akses jalan kabupaten sebagai wujud kepedulian terhadap peninggalan budaya dari nenek moyang.
Nah, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan memperkenalkan dengan memasukkan ke dalam muatan lokal di sekolah.
"Saat ini masih dalam tahap sosialisasi sehingga ketika narasumber menyampaikan materi, para tenaga pengajar dapat mengimplementasikannya ke setiap siswa," terang Kepala Disdikbud, H Niel Aldrin SE MAP didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Syaihul Azhar SE MM, Kamis, 18 September 2025.
Terlebih lagi, peraturan yang mengaturnya sudah ada, mulai dari Undang-undang (UU) No 5/2017 mengenai kemajuan kebudayaan hingga Peraturan Bupati (Perbup).
BACA JUGA:Jelang Akhir Tahun Pelajaran, Disdikbud Lahat Minta Sekolah Tiadakan Perpisahan, Ini Penjelasannya
BACA JUGA:MIRIS! Oknum Disdikbud Lahat Lakukan Pungli ke Sejumlah Kepsek
"Pendek kata, adanya surat keterangan sehingga dapat mendukung program kerja, yang sudah dilaksanakan tersebut sehingga Aksara Ulu Lahat berjalan sebagaimana mestinya," terangnya.
Sehingga, legacy (warisan) tersebut tidak akan lenyap begitu saja kendatipun perubahan zaman, pergeseran tersebut akan memberikan dampak nyata demi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Lahat.
"Saat ini, dapat kita lihat ada di nama perkantoran, papan nama dan juga akses jalan sebagai bentuk kepedulian mempertahankan peninggalan bersejarah," sebut H Niel Aldrin.
Sehingga mengeliat kembali dengan terlebih dahulu dikenalkan kepada tenaga pengajar, agar mereka tertarik lebih dahulu sebelum diajarkan kepada siswa.
BACA JUGA:Disdikbud Lahat Berikan Layanan Akses Wifi Gratis, Untuk Ini Tujuannya
"Disamping itu, pengenalan Aksara Ulu Lahat ini juga mesti melibatkan masyarakat agar, mereka pun ikut mengetahui mekanisme penulisan dan pembacaannya," jelasnya.
Nah, efek yang diberikan pastinya akan ada jangka pendek menengah dan panjang supaya apa benar-benar memahami dan menularkan wawasan sesuai peruntukannya.