https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

Soroti Program MBG, Mahasiswi Universitas Andalas ini Suarakan Perbaikan Menyeluruh

Makan Bergizi: Harapan Tinggi, Realita Ngeri--

Jawabannya mungkin kombinasi dari semuanya.

Namun satu hal yang pasti: rakyatlah yang menanggung akibat paling pahit.

BACA JUGA:Sosialisasi Ecoenzyme, Mahasiswa KKN Universitas Andalas Ajak PKK Jorong Aia Angek Songsang Olah Limbah Dapur

BACA JUGA:Datangkan Cuan! Mahasiswa KKN Universitas Andalas Ajak PKK Nagari Cupak Ubah Tempurung Kelapa Jadi Cenderamata

Sudah saatnya kita berhenti melihat program ini hanya dari sisi pencitraan.

Makanan Bergizi Gratis seharusnya tidak menjadi ajang eksperimen dengan nyawa manusia sebagai taruhannya.

Kita butuh perbaikan menyeluruh: standar gizi yang jelas, pengawasan ketat, keterlibatan ahli gizi, serta prioritas pada bahan pangan lokal yang sehat dan aman.

Jika tidak, program MBG akan terus menjadi mimpi buruk.

BACA JUGA:Cara Cerdas Mahasiswa KKN Universitas Andalas Dampingi Siswa SD 26 Cupak Hadapi ANBK, Cek di Sini!

BACA JUGA:Gerakan 7 Hari Literasi, Cara Cerdas Mahasiswa KKN Universitas Andalas Dongkrak Minat Literasi Warga Nagari

Alih-alih menyehatkan bangsa, ia justru mencetak generasi yang trauma, orang tua yang cemas setiap kali anaknya menerima makanan gratis dari sekolah, dan masyarakat yang kehilangan kepercayaan pada janji manis pemerintah.

Jadi, mari kita bertanya dengan tegas: apakah MBG ini benar-benar “Makan Bergizi Gratis”, atau justru “Makan Berisiko Gratis”?

Apakah pemerintah hanya mengejar popularitas, atau sungguh peduli pada kesehatan rakyatnya?

Ribuan anak sudah menjadi korban.

BACA JUGA:Pelestarian Cagar Budaya Tenun Songket Silungkang di Atas Kertas, ini Kata Mahasiswa Universitas Andalas

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google