Waduh! Ini Modus Dilakukan Pencuri di Palembang Agar Bisa Membawa Kabur Dompet Penjual Sayur
Seorang penjual sayur di Pasar Silaberanti Palembang menjadi korban pencurian yang kemudian melaporkan kejadian ke SPKT Polrestabes Palembang.--Kurniawan/Koranpalpres.Com
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Seorang penjual sayur di Pasar Silaberanti Palembang menjadi korban pencurian.
Dimana modus pelaku berpura-pura bertanya untuk mencari rumah kontakan, malah membawa kabur tas berikan uang Rp2,5 juta dan 1 unit Hp Samsung, beserta berkas penting lainnya, dengan total kerugian mencapai Rp4 juta.
Atas kejadian itulah Maya (55) warga Jalan Silaberanti, Lorong Aur Gading, Kecamatan Jakabaring Palembang melaporkan kejadian ke SPKT Polrestabes Palembang.
Ia mengatakan, bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat 26 Septeber 2025 sekira pukul 19.25 WIB di pasar pagi yang berada di Jalan Silaberanti, Lorong Melati, Kecamatan Jakabaring Palembang.
BACA JUGA:Cegah Kriminalitas, Personel Polres PALI Sasar Hal Ini
BACA JUGA:Kasus PMI Palembang, Kuasa Hukum: Adanya Dugaan Dikriminalisasi Terhadap Kliennya
"Saat itu saya sedang hendak menutup warung saya, kemudian datang terlapor ini yang menanyakan rumah kontrakan yang hendak disewanya untuk berjualan makanan," ujarnya, Senin 29 September 2025.
Setelah itu, katanya terlapor ini tiba-tiba langsung pergi usai menanyakan rumah kontrakan tersebut.
"Nah saat itu, saya melihat tas berisikan uang Rp2,5 juta dan 1 unit Hp Samsung, beserta berkas penting lainnya sudah tidak ada lagi," kaatanya.
Kemudian ia memeriksa rekaman CCTV untuk melihat tasnya yang hilang tersebut kemana arahnya.
BACA JUGA:Tekan Angka Kriminalitas, Kegiatan Ini Langkah Tiju Unit 1 Subdit III Polda Sumsel Lakukan
BACA JUGA:Gelar Monitoring Pendampingan Hukum, Ini Tujuan Kejari Prabumulih
"Saya melihat CCTV ternyata terlapor ini membawa kabur tas saya tersebut, dan ternyata menanyakan kontrakan itu modusnya saja," ungkapnya.
Akibat peristiwa ini korban harus kehilangan uang Rp 2,5 juta dan 1 unit Hp Samsung, beserta berkas penting lainnya, dengan total kerugian Rp 4 juta.