Dari Jalanan ke Lini Masa, Mahasiswi Universitas Andalas Ungkap Peran Baru Partai Politik di Era Digital
Peran Baru Partai Politik di Era Digital: Dari Jalanan ke Lini Masa--
Artikel berjudul "Peran Baru Partai Politik di Era Digital: dari Jalanan ke Lini Masa" ditulis oleh Aisyah Fitri Mas, mahasiswi Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.
KORANPALPRES.COM - Perubahan zaman selalu memerlukan penyesuaian.
Bagi partai politik, era digital tidak hanya sekadar mengubah alat komunikasi, tetapi juga mengubah keseluruhan ekosistem politik.
Jika sebelumnya suara masyarakat dikumpulkan melalui rapat umum dan orasi di lapangan.
BACA JUGA:Mahasiswi Universitas Andalas Tunjuk Hidung Penumpang Gelap Demokrasi, Kira-Kira Siapa Ya?
BACA JUGA:Kritik Pedas Mahasiswi Universitas Andalas: Pendidikan Terabaikan, Indonesia Emas Hanya Mimpi!
Namun saat ini, percakapan politik berlangsung di dunia maya melalui kolom komentar, utas media sosial, dan ruang diskusi virtual.
Politik kini tidak lagi bergantung pada kerumunan fisik, melainkan pada perhatian digital.
Dari sinilah peran baru partai politik diuji.
Digitalisasi mengaburkan batas antara elit dan masyarakat.
Melalui sebuah unggahan, seorang politisi dapat berinteraksi langsung dengan ribuan pengguna internet.
Dalam kerangka demokrasi, ini memiliki dampak positif: partai dapat lebih dekat dengan publik, membangun komunikasi dua arah, dan mempercepat penyampaian informasi kebijakan.