Peredaran Narkoba Kian Mengkhawatirkan, DPRD Sumsel Diminta Bertindak Cepat
Seruan dari Kampus: DPRD Sumsel Harus Buat Perda Inisiatif Tentang Narkoba-Rosalini koranpalpres.com-
KORANPALPRES.COM - PEREDARAN dan penyalahgunaan narkoba di Sumsel dinilai sudah memprihatinkan dan mengancam masa depan generasi muda. DPRD Sumsel diminta untuk segera membuat peraturan daerah (perda) inisiatif yang mengatur tentang narkoba.
Permintaan tersebut dilontarkan Prof.Dr. Ira Kusumawaty,SKp.,Mkes.,MPH pada pertemuan anggota DPRD Sumsel asal Dapil I di Politeknik Kesehatan ( Politekkes ) Kemenkes Palembang Prodi D3 Keperawatan , Jumat (17/10). Pertemuan digelar dalam rangka reses masa sidang IV tahun 2025 yang berlangsung 11 hingga 18 Oktober 2025.
Anggota Dapil I yang mengikuti reses kelompok yakni H. Chairul S. Matdiah, SH, MH.Kes (Partai Demokrat) bertindak selaku koordinator dengan anggota Aryuda Perdana Kusuma, SSos (Partai Golkar), Firmansyah Hakim, SH (Partai NasDem), Ir Romiana Hidayati (PDIP), Muhammad Toha, SAg (PKS), dan Abdullah Taufik, SE, MM (Partai Gerindra).
Menyampaikan kegundahannya, Prof Ira Kusumawaty yang merupakan dosen di Poltekkes Kemenkes Palembang, menuturkan, peredaran narkoba sudah sangat meresahkan.
BACA JUGA:Ada Apa Nih, Komisi V DPRD Sumsel Datangi Dinkes Lahat, Hal Ini Jadi Bahasan
BACA JUGA:Tunaikan Janji, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Kawal Aspirasi Mahasiswa hingga ke Senayan
“Bukan cuma di kota, tapi narkoba ini sudah menyasar sampai ke desa-desa, ini jelas sangat mengancam masa depan generasi muda kita. Saya rasa sudah saatnya DPRD Sumsel membuat perda tentang narkoba,” kata Ira.
Aspirasi ini mendapat tanggapan positif. “Nah bagus usul ini, DPRD Sumsel bisa mengusulkannya sebagai perda inisiatif,” kata Koordinator Dapil I, Chairul S Matdiah.
Bahkan anggota Dapil I, Abdullah Taufik langsung menyatakan akan mengundang Prof Ira Kusumawaty ke DPRD Sumsel guna membicarakan aspirasi ini.
Tak hanya Ira Kusumawaty, dosen dan mahasiswa di perguruan tinggi ini banyak juga yang menyampaikan aspirasi. Seperti disampaikan Kaprodi Keperawatan yang minta sarana dan prasarana, terutama untuk penanggulangan gawat darurat. Peralatan laboratorium juga masih kurang. Diharapkan juga ada AC di kelas untuk kenyamanan belajar karena AC yang ada sudah lama.
BACA JUGA:Wah! 9 Pelaku Perusakan Fasilitas Gedung DPRD Sumsel dan Pos Ditlantas Ternyata Peserta Balap Liar
BACA JUGA:Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel Tangani Unjuk Rasa di DPRD Sumsel Secara Ini
“Kami juga berharap bisa ada ambulance agar kami bisa lebih berperan di Sumsel,” ujarnya.
Dari kalangan mahasiswa aspirasi yang disampaikan mempertanyakan apakah DPRD Sumsel menyediakan beasiswa dengan skema kedinasan, program khusus bagi lulusan Poltekkes di dunia kerja, dan langkah DPRD Sumsel untuk mengatasi banyaknya tenaga keperawatan mencari kerja ke luar negeri.