https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Kegiatan Ini Semarakkan Rangkaian Sambut HUT Ke-54 Korpri Tahun 2025

Korpri Polda Sumsel serta tenaga Medis beserta para medis Rumah sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang dan Biddokkes Polda Sumsel menyelenggarakan khitanan massal dalam rangka HUT Korpri ke-54 tahun 2025 Polda Sumsel.--Bidhumas Polda Sumsel

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Raut muka tegang terlihat pada diri Aldo. Meski berusaha tegar, bocah berusia 9 tahun ini terlihat pasrah, ketika namanya dipanggil ke bilik tempat khitan yang disediakan.

Aldo merupakan satu dari sekitar 25 peserta khitan massal gratis yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-54 Korpri Tahun 2025 di rumah sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang Rabu 19 November 2025.

Kegiatan yang dihadiri Ketua Korpri Polda Sumsel drg Yasmika Siregar, MM serta tenaga Medis beserta para medis Rumah sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang dan Biddokkes Polda Sumsel yang terlibat kepanitiaan HUT Korpri ke-54 tahun 2025 Polda Sumsel. 

Pagi itu, Aldo ditemani oleh Fitri ibunya warga masyarakat kota Palembang,Wanita paruh baya itu terus berupaya memberikan semangat kepada sang putra.

BACA JUGA:Resmi Operasi Zebra Musi 2025 Dimulai, Ini Sasaran Polda Sumsel

BACA JUGA:HUT Ke-80 Korps Brimob Polri, Satbrimob Polda Sumsel Gelar Syukuran, Ini Tema Yang Diangkat

Suasana kian tegang, ketika Aldo (nama samaran) diminta berbaring di atas ranjang untuk tempat sunat. 

"Tenang ya, tidak sakit kok. Paling seperti digigit semut saja sebentar," ujar Yuli, para medis RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang mencoba menenangkan Aldo.

Sang ibu terus memegangnya dengan erat. Aldo sesekali menengok ke bawah. Sesekali juga menutup wajahnya dengan songkok yang dia bawa.

Hingga akhirnya suara tangis pecah. Aldo tiba-tiba berteriak menangis kencang. Sang ibu terlihat panik langsung memegang erat tubuh anaknya yang berusaha memberontak. 

BACA JUGA:Datangi Mpolda Sumsel, Pemilik Kapal Tongkang Asal Surabaya Pertanyakan Laporannya, Kasus Apa?

BACA JUGA:Wakili Kliennya, Pengacara di Palembang Ini Kirimi kapolda Sumsel Surat, Apa Isinya

"Padahal tadi kami tanya, katanya berani-berani saja. Mungkin karena tegang saja, liat pak dokternya," kata sang ibu ditemui di sela Khitanan massal yang terselenggara atas dukungan Kapolda Sumsel melalui Korpri Polda Sumsel itu.

Seusai disunat, bocah 9 tahun itu terlihat mulai agak tenang. Meski sesekali menekan bibirnya menahan sakit. "Tidak sakit, cuma kaget saja," katanya bahagia.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan