Harga Dexlite dan Pertamina Dex Kembali Naik, Begini Penjelasan Pertamina
Pemerintah kembali menaikkan harga BBM non-Subsidi jenis Dexlite dan Pertamina Dex yang mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi-Foto: Alhadi Farid/koranpalpres.com-
BACA JUGA:Cara Mafia Siasati Barcode BBM Terbongkar, Polri dan Pertamina Perkuat Pengawasan
Akibatnya, jika distribusi minyak tersebut terganggu maka akan mengganggu sebagian besar minyak dunia.
“Kenaikan harga minyak mau tidak mau harus dilakukan pemerintah karena jika subsidi terlalu besar akan menjadi beban APBN,” katanya.
Menurutnya, kebijakan pemerintah menaikkan harga Dexlite dan Pertamina Dex menjadi pilihan yang sulit.
Namun kebijakan ini memberikan efek lebih positif jika dibanding menaikkan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar.
BACA JUGA:Lewat Sekolah Energi Berdikari, Pertamina Cetak Generasi Hijau di SMA 14 Palembang
BACA JUGA:Sinergi Pertamina Patra Niaga dan Dirjen Migas Pastikan Pasokan LPG Aman dan Tepat Sasaran
“BBM non-subsidi biasanya dipakai oleh orang menengah ke atas sehingga mau tidak mau BBM non-subsidi dinaikkan,” katanya.
Dia menjelaskan, kestabilan harga minyak memiliki multiplier effect bagi ekonomi.
Kenaikan harga bisa berpotensi terjadinya kenaikan harga industry karena mulai dari logistik, distribusi menggunakan bahan bakar minyak.
“Namun jika harga BBM semuanya disubsidi pemerintah, otomatis beban APBN kita akan sangat berat,” ucapnya.
BACA JUGA:Perluas Pasar, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Pamerkan Produk Unggulan UMKM di Ajang Dekranasda
BACA JUGA:Pasca Lebaran, Pertamina Kilang Plaju Pastikan Keandalan Operasional dan Pasokan Aman
Untuk itulah, dia menilai pemerintah menaikkan harga BBM non-subsidi sudah dilakukan kajian yang mendalam.
Hal ini sebagai bagian untuk menjaga daya beli masyarakat dengan kondisi ketidakstabilan harga minyak dunia.