Varita Pusri Gelar Training Manajemen Proyek: Cetak SDM Industri Unggul!
PT Sri Varia Wisata (Varita Pusri) menggelar One Day Training Manajemen Proyek guna meningkatkan kompetensi SDM industri yang profesional dan kompeten.--pt pusri for koranpalpres.com
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - PT Sri Varia Wisata (Varita Pusri) sukses menyelenggarakan kegiatan One Day Training Pelatihan Manajemen Proyek.
Kegiatan edukatif itu berlangsung pada Kamis, 30 April 2026 di Auditorium Learning Center PT Pusri Palembang.
Tak kurang 50 peserta dari berbagai latar belakang profesional dan akademisi antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi serta pemahaman praktis peserta dalam pengelolaan proyek di dunia industri yang semakin kompleks dan dinamis.
BACA JUGA:Info Haji! Pusri Berangkatkan 49 Jemaah Haji KBIH Varita Kloter 4 Tahun 2026
BACA JUGA:Aksi Nyata Hari Bumi: Pusri Sukses Gelar Edukasi Pilah Sampah dan Bersih Kampung Sehati
Seiring dengan meningkatnya tuntutan efisiensi, efektivitas, serta minimisasi risiko dalam pelaksanaan proyek, kebutuhan akan tenaga profesional yang memiliki kemampuan manajemen proyek yang mumpuni menjadi semakin krusial.
Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan tersebut, Varita Pusri menghadirkan pelatihan komprehensif dengan narasumber ahli di bidangnya, yakni Ir. Setia Budi, MM., IPM., MPM., PMP dan Ir. Antonius Priya Utama, MM.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan manajemen proyek, proyek EPC/EPCC, proses negosiasi dan penyusunan kontrak proyek, conceptual design dan FEED, penjadwalan proyek, dan pendanaan.
Kemudia materi tentang pengendalian kinerja kontraktor, mitigasi risiko, studi kasus proyek EPC, hingga penyusunan laporan penutupan proyek (close out report).
BACA JUGA:Kopi Tebat Benawa Pusri: Solusi Berkelanjutan untuk Petani Gunung Dempo Pagar Alam
Pelatihan dikemas secara interaktif melalui kombinasi pemaparan materi, diskusi, dan studi kasus nyata di industri.
Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif, sehingga peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.