Alhamdulillah, dalam waktu satu bulan, Yayasan Makelar Amal Indonesia sukses mengumpulkan beras lebih dari satu ton.
Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata dari semangat berbagi yang tinggi dan efektivitas kolaborasi antara yayasan dengan ibu-ibu majelis taklim sebagai penggerak kebaikan di tengah masyarakat.
Beras yang terkumpul ini kemudian siap untuk didistribusikan kepada mereka yang paling membutuhkan.
Penyaluran beras lebih dari satu ton ini dilakukan dengan fokus dan strategi yang matang. YMAI memprioritaskan penyaluran kepada dua kelompok sasaran utama.
Pertama, adalah anak-anak yatim yang ada di sekitar majelis taklim yang bekerja sama.
Beras tersebut disalurkan kepada pengurus majelis taklim terkait, yang merupakan pihak yang paling mengenal kondisi dan kebutuhan anak-anak yatim di lingkungan mereka.
Mekanisme ini menjamin bahwa bantuan dapat sampai kepada yang berhak dan meningkatkan akuntabilitas di tingkat komunitas.
BACA JUGA:Pejabat Kejati Sumsel Ini Ikuti Pra Pemantauan Tindak Lanjut BPK RI, Siapa?
Kelompok sasaran kedua yang mendapatkan perhatian khusus adalah pesantren yang menghafal Al-Qur'an.
YMAI secara langsung mengunjungi pesantren-pesantren ini.
Namun, ada kriteria tertentu yang diterapkan: mereka memberikan bantuan kepada pondok-pondok yang tidak mengenakan biaya, di mana terdapat anak-anak yatim serta kaum yang kurang mampu.
Penyaluran beras ini merupakan bentuk dukungan operasional yang sangat penting.