Menjelajahi 10 Daerah Penghasil Batik Nusantara Terbesar di Indonesia, Dari Motif Klasik hingga Modern!

Daerah penghasil batik nusantara terbesar di Indonesia yang menjadi simbol warisan budaya bangsa mulai dari motif klasik hingga modern--yt kanalbudayaindonesia

Motif-motif batik Jambi memiliki corak dan karakter "ceplok-ceplok", yang berarti setiap motif berdiri sendiri dan tidak bertangkai.

8. Banjarmasin

Batik Banjarmasin memiliki ciri khas motif yang bertemakan budaya lokal, seperti motif rumah adat, motif flora dan fauna, dan motif abstrak.

BACA JUGA:Miris! Inilah 8 Negara Termiskin di Dunia Berdasarkan PDB, Indonesia Termasuk?

BACA JUGA:Surga Dunia, Inilah 4 Kota Terindah di Indonesia, Keajaiban Alam yang Menarik Dijelajahi

Batik Banjarmasin memiliki ciri khas warna-warna yang gelap dan natural, seperti hitam, cokelat, dan biru tua, yang terinspirasi dari budaya dan alam sekitar.

Teknik tulis dan cap yang digunakan menghasilkan batik dengan detail yang rumit dan rapi, menciptakan kesan klasik dan bersejarah.

9. Bali

Batik Bali terkenal dengan motif flora dan fauna yang khas dari pulau ini, seperti rusa, bangau, kura-kura, dan makhluk mitos seperti barong dan singa bersayap.

BACA JUGA:5 Rekomendasi HP Cocok Digunakan Orang Tua, Harga Mulai 1 Jutaan!

BACA JUGA:Perkembangan Terbaru Exit Tol Pijoan: Tol Betung Jambi Seksi 4, Tempino - Simpang NES, Proyek Terakhir JTTS

Bali juga dikenal dengan teknik produksi kain batiknya yang menggunakan metode pewarnaan celup ikat dan teknik tenun manual.

10. Papua

Papua, daerah penghasil batik terbesar terakhir dalam daftar ini, yang mulai berkembang pada tahun 1985.

Batik Papua merupakan perpaduan unik antara budaya etnis Jawa Pekalongan dan etnis Papua yang kaya akan ornamen.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan