https://palpres.bacakoran.co/

Sinergi Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah X Balitbangda Muara Enim, Teliti Kesenjangan Gender di Dunia Kerja

Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang dan Balitbangda Muara Enim menggelar rapat koordinasi untuk menjajaki kerja sama meneliti kesenjangan gender di dunia kerja.--fakultas psikologi uin raden fatah

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar rapat koordinasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Muara Enim.

Pertemuan ini membahas perjanjian kerja sama (PKS) dalam penelitian bertajuk “Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA)”. 

Rencananya, penelitian akan dilakukan dengan menyoroti fenomena kesenjangan gender di dunia kerja, khususnya di sektor tambang yang menjadi pilar ekonomi Kabupaten Muara Enim.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Kampus Jakabaring ini dihadiri oleh jajaran Dekanat Fakultas Psikologi antara lain Dekan Muhamad Uyun, Wakil Dekan I Amilda, Wakil Dekan II Ema Yudiani, serta tim yaitu Risma Frianti dan Indah Nurisa.

BACA JUGA:Rapat Dosen dan Penyusunan RPS, Simak Pesan Penting Dekan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah ini!

BACA JUGA:Ikuti Submit Dokumen Zona Integritas Menuju WBK, Dekan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Optimis Luar Biasa

Sementara dari jajaran Balitbangda Muara Enim di antaranya Kabid Sosial dan Pemerintahan Apriani Dwi Kartini beserta staf Yulia Fitriani, Plt. Kabag Emron, dan Fungsional APK APBN Rian Kartika Sari. 

Dalam pertemuan itu, Dekan Muhamad Uyun menyampaikan paparan mengenai draft Perjanjian Kerja Sama antara Fakultas Psikologi dan Balitbangda Muara Enim. 

Kerja sama ini jelas Uyun bertujuan meneliti dan mengidentifikasi penyebab minimnya keterlibatan perempuan dalam sektor kerja tambang, meskipun industri ini mendominasi ekonomi lokal. 

"Fenomena ini perlu dicermati lebih dalam karena jika peluang kerja tinggi, namun tingkat pengangguran perempuan tetap tinggi, berarti ada faktor-faktor struktural, budaya, atau kebijakan yang menghambat partisipasi mereka," ungkapnya.

BACA JUGA:Prestasi Mahasiswi Cantik ini Sukses Membuat Bangga Dekan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah, Coba Tebak!

BACA JUGA:Cari Bibit Content Writer, Palembang Ekspres Sasar Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah

Dalam diskusi, Kabid Sosial dan Pemerintahan Kabupaten Muara Enim, Apriani Dwi Kartini menyampaikan bahwa penelitian ini menjadi langkah penting dalam merancang solusi strategis bagi kebijakan pemberdayaan perempuan. 

Dia menegaskan bahwa isu gender di dunia kerja harus dilihat dari berbagai perspektif, termasuk aspek psikologis, sosial, dan kebijakan pemerintah daerah. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan