https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

Sering Dianggap Sepele, ‘Mager’ Ternyata Bikin Pikun

Sering dianggap sepele, ‘mager’ ternyata bikin pikun.-Freepik.com-

KORANPALPRES.COM - Coba ingat kapan terakhir kali kamu beraktivitas fisik.

Kalau kamu sudah lama tidak melakukannya, berarti kamu malas gerak alias mager. 

Google Advertisement Below

Banyak orang yang senang bersantai atau tiduran di rumah.

Apalagi saat liburan. 

BACA JUGA:NGERI! Mager Bisa jadi Penyebab Kematian? Ternyata Ini Penjelasannya

BACA JUGA:10 Minuman untuk Meningkatkan Daya Ingat dan Mencegah Pikun!

Padahal gaya hidup ‘mager’ bisa berdampak serius pada kesehatan, mulai dari pelemahan otot hingga peningkatan risiko kepikunan atau demensia.

Hal itu dikatakan dr. Widya Eka Nugraha, MSiMed, Dosen Fakultas Kedokteran IPB University. 

Ia menyebut bahwa gaya hidup sedenter (sedentary lifestyle) berbeda dengan sekadar tidak berolahraga. 

“Gaya hidup sedenter (sedentary lifestyle) atau yang biasa disebut mager berbeda dengan inaktivitas fisik biasa. Ini adalah kondisi ketika seseorang bahkan tidak melakukan aktivitas ringan,” jelas dr. Widya dikutip dari laman IPB, Minggu 11 Mei 2025.

BACA JUGA:Ngantuk Melulu di Siang Hari, Bisa Jadi Pertanda Pikun

BACA JUGA:5 Jenis Makanan yang Berpotensi Mencegah Pikun di Usia Lanjut!

Secara teknis, aktivitas fisik diukur menggunakan satuan METs (metabolic equivalents). 

Jika nilai METs dari suatu aktivitas kurang dari atau sama dengan 1,5, maka tergolong aktivitas sedentary. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan