https://palpres.bacakoran.co/

GERCEP! Dinas TPHP Lahat dan Gapoktan Kerjasama Kendalikan OPT dengan Lakukan Ini

GERDAL : Kabid TPH, Ahmad Firdaus SP MMA dibantu jajaran dan Poktan melakukan gerdal terhadap tanaman padi-Dinas TPHP Lahat/koranpalpres.com-

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Gerap cepat, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Lahat, didalam gerakan pengendalian (Gerdal) organisme penganggu tanaman (OPT) padi di areal sawah, patut diacungi dua jempol demi peningkatan kualitas serta jumlah produksi.

"Betul, kami bersama-sama gabungan kelompok tani (Gapoktan) Karya Muda, Desa Talang Sejemput, Kecamatan Lahat Selatan terus langsung ke persawahan untuk melalukan gerdal OPT," sebut Plt Kadis TPHP Lahat, Ferry Wisnu ST MT melalui Kepala Bidang (Kabid) TPH, Ahmad Firdaus SP MMA.

Mengingat, sambung dia, usia tanaman mencapai 45-60 hari setelah tanam (HST), dengan jenis benih varietas Inpari 32, Ciherang dan lokal luasan hamparan mencapai 25 hektar (Ha).

BACA JUGA:Produksi Padi Petani Alami Penurunan, Dinas TPHP Lahat Gercep Tanggapinya, Ini Penyebabnya

BACA JUGA:Jurus Jitu Dinas TPHP Lahat Upaya Tingkatkan Produksi Padi, Ciptakan Swasembada Pangan

"OPT yang kita kendalikan adalah hama penggerek batang padi, dengan cakupan lebih kurang 5 hektar sehingga benih yang ditanam tidak rusak, selain diserang musuh alami seperti, capung, paederus, katak serta laba-laba," ulas dirinya.

Dia mengimbau, pihaknya telah melakukan gerakan pengendalian menggunakan BT Plus (Bio Insektisida). Efektif sebagai biokontrol ulat penggerek batang, ulat grayak, ulat daun, tidak membunuh musuh alami.

"Selain itu, tidak menyebabkan resistensi serta resurjensi merupakan bantuan dari pemerintah, dan pemasangan 5 unit bumbung konservasi di area persemaian," paparnya.

BACA JUGA:Dinas TPHP Lahat Bantu Benih Sayuran kepada TP PKK Sukamakmur, Ini Tujuannya

BACA JUGA:GACOR! Tingkatkan Produksi Padi Dinas TPHP Lahat Kendalikan Hama Kresek dengan Langkah Ini

Rekomendasi yang wajib dikerjakan, masih terang dia, lakukan evaluasi 3 hari setelah pelaksanaan gerakan pengendalian.

"Gerdal dilakukan secara bersama-sama maupun terus-menerus dan pada hamparan yang luas, sekaligus monitoring rutin untuk memantau perkembangan OPT," tegas Ahmad Firdaus.

Sekedar informasi, petugas yang berada di lapangan, koordinator POPT Kabupaten Lahat, Tri Mulyantono SP, Plt Kadis TPHP diwakili Kabid TPH, Ahmad Firdaus SP MMA beserta staf.

BACA JUGA:GERCEP! Dinas TPHP Lahat Kendalikan OPT Tikus di Areal Persawahan dengan Jurus Jitu Ini

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan