Gerak Cepat Stabilkan Harga Beras, Ini Sinergi Polri dan Bulog
Menyambut HUT ke-80 RI, Polri dan Perum Bulog bersinergi meluncurkan GPM serentak Minggu depan, hal ini dikatakan Irwasum Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.--Bidhumas Polda Sumsel
JAKARTA, KORANPALPRES.COM - Menyambut HUT ke-80 RI, Polri dan Perum Bulog bersinergi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak Minggu depan.
Hal ini sebagai respons atas temuan harga beras di berbagai daerah yang masih melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
Ditegaskan dalam rapat persiapan yang dipimpin Irwasum Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Jumat 8 Agustus 2025 di Mabes Polri.
Dengan menghadirkan Dirut Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani serta jajaran Polda/Polres secara daring.
BACA JUGA:Laksanakan Tes Kesemaptaan Jasmani Priode II, Ini Tujuan Polda Sumsel
BACA JUGA:Wakapolda Sumsel Ikuti Rapat Secara Virtual, Tentang Apa?
Irwasum Polri mengingatkan pentingnya aksi nyata, dari target 1,3 juta ton beras SPHP tahun ini, realisasi baru 8.000 ton.
Fungsi Binmas sebagai leading sector wajib memastikan data stok akurat, koordinasi intensif dengan Bulog, dan penyaluran tepat sasaran.
Gerakan ini akan dilombakan antarsatuan wilayah dan yang terpenting jangan sampai terjadi penyelewengan.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhan menyambut kolaborasi strategis ini.
BACA JUGA:Kunker Ke Kota Prabumulih, Ini Giat Dilakukan Wakapolda Sumsel
BACA JUGA:Tegas! Ini Kesiapan Polda Sumsel Dalam Hadapi Ancaman Musim Kemarau
"Dukungan Polri meningkatkan kapasitas distribusi kami. Kami siapkan 1.514 gudang berkapasitas 3,7 juta ton dan fasilitas tunda bayar 7 hari untuk Koperasi Polri (Primkoppol) sebagai mitra penyalur," katanya.
Penyaluran beras SPHP akan dilakukan melalui dua skema, langsung satuan wilayah ke Bulog atau via Koperasi Merah putih, Primkoppol atau Koperasi lainnya dengan batas beli per konsumen maksimal 10 kg (kecuali daerah 3T, Maluku, dan Papua yang menggunakan kemasan 50 kg).