Gerak Cepat Stabilkan Harga Beras, Ini Sinergi Polri dan Bulog
Menyambut HUT ke-80 RI, Polri dan Perum Bulog bersinergi meluncurkan GPM serentak Minggu depan, hal ini dikatakan Irwasum Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.--Bidhumas Polda Sumsel
Seluruh proses wajib patuhi HET zonasi dan dilarang dijual kembali. Digitalisasi distribusi dijamin melalui aplikasi Klik SPHP yang mengintegrasikan pengajuan, pembayaran, hingga pelaporan dalam 8 tahap, dengan harga jual wajib di bawah HET dan input data pembeli.
Pengawasan ketat melibatkan Bhabinkamtibmas Polsek untuk sosialisasi dan pemantauan lapangan, serta Tim Pemantau Gabungan (Bulog, Polri, Pemda, Bapanas) yang mengevaluasi harian via aplikasi.
BACA JUGA:Polda Sumsel Gelar Rakernis Gabungan, Berikut Tujuannya
BACA JUGA:Resmi! Polda Sumsel Terima Himbah Tanah dan Gedung Pemprov Sumsel, Untuk Apa?
Deputi I Badan Pangan Nasional menegaskan, Pastikan beras berkualitas, stok stabil, dan manfaat langsung dirasakan masyarakat. Publikasikan capaian GPM sebagai bukti peran Polri menjaga stabilitas pangan.
Sementara Dirtipideksus Bareskrim mengingatkan pencegahan penyaluran ke ‘pemain besar’ melalui pendataan ketat dan pelaporan harian.
Masyarakat mendapat akses terbuka untuk berpartisipasi melaporkan penyimpangan via Hotline 110 atau aplikasi Klik SPHP.
Satgas SPHP Polri yang dipimpin Kakorbinmas akan merekap harian pencapaian target, dengan sanksi tegas bagi pelanggar HET maupun mitra tidak resmi.***