Wakapolda Sumsel Tekankan Sinergi Polri dan Masyarakat dalam Hal Ini
Polda Sumsel terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dengan menggelar Forum Interaksi Kamtibmas bersama Potensi Keamanan Masyarakat Tahun 2025.--Bidhumas Polda Sumsel
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), Polda Sumsel menggelar Forum Interaksi Kamtibmas bersama Potensi Keamanan Masyarakat Tahun 2025 di Ballroom Hotel Harper Palembang, Kamis 30 Oktober 2025.
Kegiatan ini mengusung tema “Memantapkan peran potensi keamanan masyarakat dalam rangka Harkamtibmas di Wilayah Hukum Polda Sumsel”.
Forum dibuka oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., yang diwakili Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M. Zulkarnain, S.I.K., M.Si.
BACA JUGA:Polda Sumsel Ungkap Motif Pembunuhan Tetangga di OKU, Ternyata Gara-gara Ini
Sebanyak 2.053 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas tokoh agama, tokoh adat, akademisi, tokoh pemuda, pimpinan ormas, serta unsur Pam Swakarsa.
Sebagian hadir langsung di lokasi, sementara jajaran Polres hingga Bhabinkamtibmas mengikuti secara daring dari seluruh wilayah Sumsel.
Dalam sambutan Kapolda Sumsel yang dibacakan Wakapolda, Brigjen Pol M. Zulkarnain menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.
“Forum ini menjadi wadah komunikasi dua arah untuk menyamakan persepsi, menyatukan visi, serta memperkuat sinergi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat yang majemuk,” ujar Wakapolda.
BACA JUGA:Begini Upaya Polda Sumsel Mewujudkan Polri Presisi
BACA JUGA:Momentum Sumpah Pemuda, Kapolda Sumsel Serukan Hal Ini
Ia juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di lapangan. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi penegak hukum.
Akan tetapi juga konsultan sosial, mediator, dan fasilitator dalam penyelesaian masalah di tingkat desa atau kelurahan.