Eksistensi Makelar Amal Indonesia, ‘GeTaBaSah’ Dari Secanting Jadi 1 Ton Beras
Ketua Umum Makelar Amal Indonesia H Khalid saat menghadiri Podcast Cuko Pedes di kantor Harian Umum Palembang Ekspres, Kamis 30 Oktober 2025-Foto: Firyansyah/koranpalpres.com-
Namun, ada kriteria tertentu yang diterapkan: mereka memberikan bantuan kepada pondok-pondok yang tidak mengenakan biaya, di mana terdapat anak-anak yatim serta kaum yang kurang mampu.
Penyaluran beras ini merupakan bentuk dukungan operasional yang sangat penting.
BACA JUGA:Kasi Penkum Kejati Sumsel Jadi Pembina Apel Dalam Kegiatan Ini
Volume beras yang disalurkan bervariasi, tergantung pada ketersediaan stok, mulai dari 50 hingga 100 kilogram setiap minggu, guna memastikan pasokan kebutuhan pokok bagi para santri dan pengurus.
Sejak didirikan pada tahun 2021, Makelar Amal Indonesia melalui program Geta Basah dan inisiatif Sedekah Secanting Beras, telah menunjukkan diri sebagai penghubung yang efektif dan dapat dipercaya dalam menyalurkan amanah dari para donatur.
Aktivitas ini tidak hanya mengurangi beban masyarakat yang kurang mampu, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kelangsungan pendidikan agama, terutama bagi para penghafal Al-Qur'an.
Keberlanjutan gerakan ini menjadi harapan besar bagi tercapainya kesejahteraan sosial yang lebih merata di Indonesia.
BACA JUGA:Wakapolda Sumsel Tekankan Sinergi Polri dan Masyarakat dalam Hal Ini
Artikel berjudul Eksistensi Makelar Amal Indonesia, ‘GeTaBaSah’ Dari Secanting Jadi 1 Ton Beras ditulis oleh mahasiswa MBKM Prodi Jurnalistik FDK UIN Raden Fatah Palembang Elsa Sabila