https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

Cek Hotspot di Payaraman Barat, Polisi Pastikan Tidak Ada Titik Api Aktif

pengecekan hotspot di Payaraman Barat Ogan Ilir oleh Polsek Tanjung Batu-Ist/koranpalpres.com-

OGAN ILIR, KORANPALPRES.COM - Polsek Tanjung Batu Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan pengecekan titik hotspot di wilayah Kelurahan Payaraman Barat, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir.

Kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut. 

Dimana giat ini juga dilakukan sebagai tindak lanjut dari terdeteksinya titik panas berdasarkan pantauan satelit dengan koordinat -3,4298880, 104,5067550.

Lokasi tersebut merupakan lahan milik pribadi dengan luas sekitar 1.000 meter persegi, bervegetasi semak belukar dan berada di dataran.

BACA JUGA:Hotspot Karhutla Nihil di Wilayah Hukumnya, Polsek Tanjung Batu Minta Masyarakat Tetap Waspada

BACA JUGA:Darurat Karhutla Intai Sumsel! 1.721 Hotspot Mulai Bermunculan, Ternyata ini 2 Penyebabnya

Kapolsek Tanjung Batu IPTU Iwanto Putra, S.T. melalui laporannya menyampaikan bahwa personel Polri yang turun ke lokasi melakukan pengecekan menggunakan kendaraan roda dua, serta turut dibantu oleh masyarakat peduli api (MPA).

“Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik api aktif," ungkap Kapolsek Tanjung Batu, Rabu 22 April 2026.

Menurutnya, api yang sebelumnya terdeteksi telah padam, dan saat ini personel masih melaksanakan patroli di sekitar lokasi.

"Tujuannya agar memastikan situasi tetap aman,” tegasnya.

BACA JUGA:Viral di Indonesia! Pasta Gigi Glitter Ungu Pertama Muncul, Jawaban untuk Rasa Insecure Wanita?

BACA JUGA:Surat Deportasi Dinilai Prematur, Begini Kritikan Pengacara WNA Asal China Terhadap Imigrasi Sumsel

Ia menambahkan, langkah cepat ini merupakan bentuk respons Polri dalam mencegah terjadinya karhutla yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

"Meski kondisi saat ini dinyatakan aman dan kondusif, kita tetap mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," paparnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google