Adat Pernikahan Suku Komering Wajib Jalani Prosesi Niktiko Adok, Ini Makna dan Simbolnya

Minggu 09 Jun 2024 - 19:17 WIB
Reporter : Arman
Editor : Dian Cahyani Fitri

Pisaan digunakan untuk menyampaikan nama adok kedua mempelai dan warahan digunakan untuk menyampaikan nasehat tentang orang tua, keluarga dan agama. 

Pisaan dan warahan adalah pantun yang disampaikan oleh penutur Prosesi ini disajikan dalam sebuah pergelaran dengan menggunakan instrumen canang. 

Penyajian niktiko adok pantun pisaan dan warahan dilantunkan menggunakan nada-nada dan cengkok khas oleh penutur.

Bagi masyarakat Suku Komering di OKU Timur Sumatera Selatan, Niktiko Adok tidak hanya berperan sebagai agenda formalitas budaya saja, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya lokal yang merepresentasikan identitas masyarakat suku Komering.

BACA JUGA:Pelestarian Tradisi Lisan Sumatera Selatan, Kearifan Lokal yang Tergerus di Era Global

Vokal niktiko adok terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian pisaan dan warahan. 

Vokal pada pisaan dilantunkan oleh penutur menggunakan nada tinggi dengan suara lantang. 

Lantang yang dimaksud adalah suara terdengar nyaring dan jelas supaya kedua mempelai beserta keluarga dan masyarakat mendengar dengan baik isi dari pisaan yang disampaikan oleh penutur. 

Warahan merupakan bagian kedua dari vokal niktiko adok yang dilantunkan oleh penutur untuk menyampaikan nasihat tentang orang tua, keluarga dan agama.

BACA JUGA:6 Tradisi Unik Lebaran Haji 2024 di Berbagai Daerah Indonesia, yang Lain Mana Punya! 

Vokal pada warahan yang dilantunkan oleh penutur menggunakan nada yang rendah dengan volume suara pelan dengan pembawaan yang penuh penghayatan. 

Penghayatan yang dilakukan oleh penutur untuk mengungkapkan perasaan sedih, senang, bahagia dari pengalaman batin yang disesuaikan dengan kandungan isi dalam warahan.

Tanda diklasifikasikan menjadi beberapa jenis diantaranya adalah ikon dan indeks. 

Ikon merupakan tanda yang menunjukan identitas suatu masyarakat, sedangkan indeks adalah istilah penting yang tersurat dalam pertunjukan tradisional. 

BACA JUGA:Suku-suku di Provinsi Gorontalo: Ada Suku yang Kontroversial dengan Tradisi Inses

Selain itu juga terdapat simbol yang merupakan klasifikasi dalam beberapa jenis tanda, simbol adalah tanda yang sudah disepakati bersama-sama sehingga akan menjadi sebuah ide dalam suatu gagasan.

Kategori :