2. Ogan Komering Ilir (OKI)
BACA JUGA:5 Daerah Penghasil Mangga Terbanyak di Sumatera Selatan, Buah Tropis Sejuta Umat
Meskipun data kuantitatif langsung belum tersedia melalui BPS, OKI dikenal sebagai salah satu pusat utama perkebunan tebu di Sumatera Selatan.
Banyak perusahaan swasta bergerak di sektor ini, termasuk PT Pratama Nusantara Sakti, yang mengembangkan tebu di lahan rawa. OKI tetap menjadi tulang punggung industri tebu di wilayah ini
Ogan Ilir menempati posisi teratas dalam produksi gula nasional dari sektor tebu, baik dari kebun rakyat maupun perkebunan besar, dengan total gula mencapai lebih dari 58 ribu ton.
Sementara itu, OKI dan OKU Timur tetap menjadi fondasi utama sebagai sentra pengembangan perkebunan tebu di Sumsel, meski data lengkap belum tersedia di publikasi BPS online.
BACA JUGA:5 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Sumatera Selatan, Nomor Buncit Tetangga Palembang
3. Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur)
Seperti OKI, OKU Timur menjadi daerah fokus untuk pengembangan tebu dan memiliki peran penting dalam produksi provinsi.
Detail kuantitatif dari BPS Kabupaten OKU Timur belum tersedia di hasil pencarian, namun posisi geografis dan sejarah pertaniannya menunjukkan kontribusi yang signifikan.
Berdasarkan data BPS, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Ogan Komering Ulu Timur menjadi tiga daerah penghasil tebu terbesar di Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Tambang Emas Hitam! 5 Daerah Penghasil Batu Bara Raksasa di Sumatera Selatan
BACA JUGA:Top 3 Daerah Penghasil Jagung Terbanyak di Sumsel, Mana Paling Produktif?
Ogan Ilir menempati posisi teratas dengan kontribusi signifikan baik dari perkebunan rakyat maupun perkebunan besar negara, menghasilkan total gula lebih dari 58 ribu ton per tahun.