https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

SELAMAT! 901 Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Diwisuda ke-93

Sebanyak 901 mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang mengikuti prosesi wisuda ke-93 yang berlangsung di Academic Center Kampus A--Ist

“Dalam konteks kampus, saintifikasi tradisi keagamaan berarti menjadikan nilai-nilai luhur agama sebagai fondasi etika dan moral dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi,” terangnya.

Di sinilah peran kampus sangat strategis menjadi ruang ilmiah sekaligus ruang spiritual, yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Masih kata Rektor, di era digital ini terjadi perubahan teknologi begitu cepat. Teknologi juga telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan.

BACA JUGA:Prodi MPI UIN Raden Fatah Palembang Gandeng PMI Sumsel Gelar Aksi Donor Darah, Ini Tujuannya

BACA JUGA:Rutin Sembelih Hewan Kurban, Rektor UIN Raden Fatah Palembang Tegaskan Bukan Sekadar Ibadah Seremonial

Tak hanya itu, digitalisasi membuka pintu bagi kemudahan akses informasi, komunikasi tanpa batas, serta inovasi yang mengagumkan.

Namun, di balik semua kemudahan tersebut, terdapat risiko yang juga tidak kecil akibat teknologi seperti penyebaran informasi palsu, degradasi nilai-nilai sosial dan moral, serta potensi penyalahgunaan teknologi.

Era ini telah membuka peluang yang luar biasa sekaligus menimbulkan risiko besar bagi semua orang apabila tidak diiringi oleh kesadaran dan pengendalian nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.

“Karenanya, kampus kita harus menjadi benteng dan pelopor dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai keagamaan yang menjadi identitas dan jati diri bangsa,” terangnya.

BACA JUGA:Ditinjau Kemenkes RI, Pendirian Fakultas Kedokteran UIN Raden Fatah Palembang di Depan Mata!

BACA JUGA:Resmi Dilantik, ini Pesan Penting Rektor Profesor Adil kepada 13 Pejabat Baru UIN Raden Fatah Palembang

Kampus yang berdampak adalah kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, mampu menginternalisasi nilai-nilai kejujuran, keadilan, kasih sayang, dan tanggung jawab dalam setiap karya dan tindakan.

“Perguruan tinggi bukan hanya tempat mencetak lulusan yang pintar secara intelektual, tetapi juga yang berkarakter kuat, berintegritas, dan memiliki kesadaran spiritual yang tinggi,” jelasnya.

Lebih jauh kata Rektor UIN Raden Fatah, kampus harus menjadi ruang yang memadukan saintifikasi tradisi keagamaan dengan kemajuan teknologi sehingga tercipta lulusan yang mampu memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan sekitar maupun bagi bangsa dan dunia secara luas.

“Ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya panduan moral dan spiritual yang kuat. Sebaliknya, nilai-nilai keagamaan juga harus membuka ruang dialog dengan ilmu pengetahuan modern agar dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan umat manusia,” jelasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google