Update Infrastruktur OKI: Jembatan Gantung di 2 Desa Ini Mulai Menunjukkan Progres
Kodim OKI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir. --Pendam II Sriwijaya
Jembatan ini memiliki spesifikasi yang cukup menantang dengan panjang ±120 meter dan lebar ±1,5 meter, membentang di atas sungai dengan lebar yang juga mencapai ±120 meter.
Secara teknis, jembatan ini akan menjadi salah satu sarana penyeberangan terpanjang di wilayah tersebut.
BACA JUGA:Demi Stabilitas Wilayah, Kodam II Sriwijaya dan RMI NU Sumsel Bakal Bangun Kolaborasi
Untuk perkembangan di Desa Kuala Dua Belas, realisasi pekerjaan saat ini tercatat berada di angka 10,5 persen.
Fokus utama petugas di lapangan saat ini adalah pada tahap pabrikasi baja yang akan menjadi material utama struktur jembatan.
Personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan sesuai dengan standar keamanan yang ditetapkan.
Dandim OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan kedua jembatan gantung ini merupakan bagian dari pengabdian TNI untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.
BACA JUGA:Jaga Warisan Sejarah, Prajurit Kodam II Sriwijaya Lakukan Pembersihan Situs BKB
BACA JUGA:TMMD Ke-127 TA 2026 Bakal Dimulai, 2 wilayah Teritorial Kodam II Sriwijaya Jadi Sasaran Pembangunan
Ia menegaskan bahwa percepatan infrastruktur ini merupakan upaya mempermudah akses daerah yang selama ini terhambat baik untuk akses pendidikan, kesehatan, dan perdagangan warga desa.
"Kita berharap agar cuaca dan kondisi lapangan terus mendukung sehingga kedua jembatan ini dapat segera rampung," ujarnya.
Dirinya juga berpesan kepada seluruh personel yang bertugas agar tetap mengutamakan faktor keamanan dalam bekerja.
"Diharapkan infrastruktur ini mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Ogan Komering Ilir," tandasnya.***