https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

Empat Guru Besar UIN Raden Fatah Dikukuhkan, Begini Pesan Rektor

Empat Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang resmi dikukuhkan sebelumnya ditetapkan oleh Menteri Agama, Nasarudin Umar.--Ist

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A mengukuhkan empat guru besar setelah sebelumnya ditetapkan Menteri Agama, Nasarudin Umar.

Ke empat guru besar tersebut adalah Prof. Dr. Ermis Suryana, S.Ag., M.Si sebagai guru besar dalam bidang kepakaran Inovasi Pembelajaran pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

Kemudian Prof. Dr. Heri Junaidi, M.A, sebagai guru besar dalam bidang kepakaran pengembangan Lembaga Mikro Syari’ah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Prof. Dr. Hj. Mardiah Astuti, M.Pd.I, sebagai guru besar dalam bidang kepakaran Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

BACA JUGA:FST UIN Raden Fatah Gandeng Google: Percepat Transformasi Digital Menuju Kampus Berkelas Internasional

BACA JUGA:Integritas Jadi Poin Utama Dunia Kerja, Mahasiswa Magang UIN Raden Fatah Mulai Dijemput

Dan terakhir Prof. Dr. Maftukhatusolikhah, M.Ag. Sebagai Guru Besar Dalam Bidang kepakaran Ekonomi Pembangunan Syariah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Dalam pengukuhan tersebut dihadiri langsung Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag.

Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A mengaku bersyukur tahun ini UIN Raden Fatah Palembang telah memiliki jumlah guru besar sebanyak 39 orang.

Pencapaian ini menunjukkan menunjukkan komitmen UIN Raden Fatah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

BACA JUGA:Pelatihan Sertifikasi Gemini Certified Educators di UIN Raden Fatah: Akselerasi Literasi AI Dosen dan Tendik

BACA JUGA:Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ciptakan Pojok Baca, Upaya Meningkatkan Minat Literasi Anak di Desa Beti

Rektor menjelaskan, pengukuhan Guru Besar tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian akademik tertinggi, tetapi juga sebagai peneguhan peran strategis intelektual kampus dalam menjawab tantangan masa depan bangsa.

Terlebih lagi, saat ini Indonesia tengah menapaki jalan panjang menuju visi besar Indonesia Emas 2045, yaitu sebuah cita-cita kolektif untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, berdaulat, adil, dan makmur tepat pada satu abad kemerdekaannya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google