Transformasi Pendidikan Masa Kini dan Masa Depan
Artikel berjudul Transformasi Pendidikan Masa Kini dan Masa Depan ditulis oleh oleh Johannes Agus Taruna (Magister Management, Universitas Ciputra Surabaya)--Ist
Inilah tantangan besar pendidikan Indonesia hari ini.
Apa yang Sebenarnya Dicari Orang Tua Saat Ini?
Dalam penelitian yang dilakukan terhadap orang tua siswa sekolah swasta di Kota Palembang, ditemukan empat faktor dominan yang mempengaruhi keputusan orang tua dalam memilih sekolah: School Quality & Excellence, School Reputation & Image, Cost & Accessibility dan Religion & Moral Values
Temuan ini memberikan gambaran menarik.
Di satu sisi, orang tua mulai memperhatikan kualitas pendidikan, kualitas guru, lingkungan belajar, keamanan, dan reputasi sekolah.
Namun di sisi lain, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar percakapan orang tua masih berkisar pada aspek akademik tradisional seperti Calistung (Membaca, Menulis, Berhitung), nilai ujian, dan prestasi akademik semata.
BACA JUGA:Bangkit Pascakebakaran 1 Ilir, Pusri Palembang Pastikan Pendidikan Anak-Anak Tetap Berlanjut
BACA JUGA:Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Desa Lubuk Tampang Capai Tahapan Ini
Hal ini menimbulkan pertanyaan yang lebih mendalam: Apakah orang tua sudah benar-benar memahami keterampilan apa yang dibutuhkan anak-anak mereka untuk menghadapi masa depan?
Future Skills: Keterampilan yang Akan Menentukan Masa Depan Anak
World Economic Forum berulang kali menegaskan bahwa keterampilan masa depan tidak lagi hanya berkaitan dengan pengetahuan akademik.
Beberapa keterampilan yang paling dibutuhkan dalam dunia kerja masa depan antara lain ada sepuluh keterampilan: critical Thinking, problem Solving, creativity, communication, collaboration, digital Literacy, AI literacy, leadership, entrepreneurship dan daptability
BACA JUGA:Damkar Diminta Siaga Evakuasi Ular Saat Banjir, Begini Kata Sekda Palembang
BACA JUGA:5 Makanan Penurun Kolesterol Alami Setelah Iduladha!
Sayangnya, banyak sekolah masih lebih fokus mengajarkan anak untuk menjawab soal dibandingkan mengajarkan mereka bagaimana menyelesaikan masalah nyata.
Banyak siswa belajar untuk lulus ujian, tetapi belum tentu belajar untuk menghadapi kehidupan. Akibatnya, terjadi kesenjangan yang semakin besar antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
Ketika Pendidikan Tidak Lagi Relevan dengan Dunia Kerja
Salah satu tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah meningkatnya jumlah lulusan yang kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sesuai.