Polsek Kalidoni Dalami Jejak Pencuri Outdoor AC di Rumah Kosong Milik Pensiunan PT Pusri
Polsek Kalidoni menyelidiki kasus pencurian Outdoor AC di Rumah kosong milik pensiunan PT Pusri di Jalan RW Monginsidi, RT 9, Kalidoni, Palembang.--iqbal/koranpalpres.com
PALEMBANG – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kalidoni tengah mendalami kasus pencurian komponen pendingin ruangan (AC) yang menyasar sebuah rumah kosong di Jalan RW Monginsi, RT 09, Kalidoni, Palembang.
Rumah yang berlokasi persis depan Masjid Akbar Kalidoni tersebut diketahui milik almarhum H Djunaidi, seorang pensiunan PT Pusri, yang sudah tidak berpenghuni selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Kamis petang, 28 Mei 2026, saat salah satu anak korban bernama Taufik datang untuk melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi rumah peninggalan orang tuanya tersebut.
Sesampainya di lokasi, Taufik terkejut mendapati 2 unit mesin outdoor AC yang sebelumnya terpasang di dinding luar rumah telah raib.
BACA JUGA:Polisi Intensifkan Patroli Kosan Mahasiswa dan Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik
BACA JUGA:Respons Cepat Laporan Warga, Polrestabes Palembang Bekuk Pelaku Pencurian Motor di Palembang
Kedua unit mesin outdoor AC itu masing-masing bermerek Panasonic dan Toshiba dengan total kerugian mencapai Rp 2 juta.
"Kondisi rumah memang sedang kosong karena sejak setahun terakhir tidak ada yang mendiami. Saat saya cek hari Jumat kemarin, unit luar AC sudah tidak ada lagi di tempatnya, diduga dipotong paksa oleh pencuri," ujar Taufik saat memberikan keterangan, Jumat 29 Mei 2026.
Menanggapi laporan tersebut, pihak Polsek Kalidoni segera bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas memeriksa beberapa titik yang menjadi akses masuk terduga pelaku serta mencari rekaman CCTV di sekitar pemukiman untuk mengidentifikasi identitas pelaku.
BACA JUGA:Polrestabes Palembang Tindak Tegas Spesialis Pencurian Kabel, 3 Pelaku di Palembang Diringkus
Kapolsek Kalidoni melalui Kepala SPKT Sektor Kalidoni AIPTU Syaifudin menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dan kini tengah mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat rumah kosong sering kali menjadi sasaran empuk bagi para spesialis pencuri material bangunan dan barang elektronik.