https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

Animal Friends Jogja Kenalkan Program Nabati Nusantara dan Launching E-Book Resep Gratis

Suasana diskusi yang digelar Animal Friends Jogja (AFJ) yang bermaksud memperkenalkan program edukatif Nabati Nusantara dan peluncuran e-book resep gratis.--AFJ for koranpalpres.com

Mengonsumsi lebih banyak pangan nabati dan mengurangi produk hewani dapat meningkatkan kualitas hidup, membantu mencegah penyakit kronis, dan mengurangi risiko penyakit zoonosis serta resistensi bakteri. 

Mirisnya, berdasarkan Riskesdas 2018 yang dilakukan oleh Kemenkes hanya sekitar 4,6% masyarakat Indonesia cukup dalam mengkonsumsi sayur dan buah.

Sesi diskusi setelah pemaparan materi, dipandu oleh Dhiani Probosiwi, relawan AFJ dan Co-founder Across Species Project, berjalan sangat menarik. 

Antusiasme tinggi para peserta yang tidak hanya mengajukan banyak pertanyaan mengenai program Nabati Nusantara tetapi juga berbagi gagasan dan masukan agar program ini semakin berdampak luas.

Mengomentari e-book resep Nabati Nusantara yang mengedepankan bahan pangan nabati lokal dan paparan dari para pembicara, Dodik Prakoso Eko Hery Suwandojo, Ketua Indonesian Chef Association (ICA) BPC Bantul menyatakan dukungannya. 

“Saya sangat mendukung karena isu ini menjadi PR kita semua, bagaimana agar program mulia yang bertujuan meningkatkan konsumsi pangan nabati untuk kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,” bebernya.

Puluhan tamu undangan yang hadir terdiri dari berbagai pihak dan kalangan, termasuk instansi pemerintahan yaitu DPRD DIY, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DIY.

Lembaga swadaya masyarakat yaitu Lembaga Advokasi Konsumen Rentan, Nutrisi Esok Hari, Kebun Seruni/Waria Crisis Centre, Berbagi Bites Jogja, Jiwa Laut, Lembaga Konsumen Yogyakarta, Dapur Keliling EFI, Trash Hero Yogyakarta; komunitas inspiratif yaitu Cookpad Yogyakarta dan Petani Muda Jogja.

Ada juga dari institusi pendidikan yaitu Politeknik Pembangunan Pertanian YOMA, Sanggar Anak Alam, Sekolah Gajah Wong, dan TKN Jepitu Gunungkidul.

Kemudian perwakilan Indonesian Chef Association (ICA), petani organik Agro Mulya Yogyakarta; serta pelaku usaha kuliner vegan di Yogyakarta yaitu Loving Hut Jogja dan Fortunate Coffee Jogja.

“Kami berharap pemerintah dapat berperan aktif untuk mendukung aspirasi kami bahwa konsumsi bahan pangan nabati yang alami, utuh, dan lokal dapat kembali menjadi primadona di masing-masing daerah di negeri ini,” ujar Ining diamini Willy Yonas mewakili Nabati Nusantara. 

Menurut Ining, hal tersebut dapat ditempuh, salah satunya dengan menggencarkan iklan layanan masyarakat yang menganjurkan lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah di berbagai media platforms.

“Termasuk membuat kebijakan agar iklan-iklan makanan kemasan ultra-processed yang sangat tidak sehat dibatasi penayangannya di jam-jam yang tidak banyak anak-anak menonton,” tukasnya.

Sementara itu, Angelina Pane, Manajer Program Nabati Nusantara sekaligus Co-founder Animal Friends Jogja mengatakan, saat ini industri peternakan mendominasi emisi gas rumah kaca global.

Sedangkan pola makan nabati terbukti dapat mengurangi dampak lingkungan secara signifikan sekaligus mempromosikan keadilan akses pangan. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google