Suku-suku di Provinsi Aceh: Teritorial Suku Aceh,Gayo dan 12 Suku Asli Lain yang Turun Temurun di Sana

Senin 03 Jun 2024 - 11:53 WIB
Reporter : Eko Wahyudi
Editor : Eko Wahyudi

Dalam komunikasi keseharian mereka menggunakan bahasa Minangkabau dialek Aceh, atau yang dikenal dengan bahasa Aneuk Jamee.

Bahasa ini adalah bahasa Minangkabau yang telah menyerap beberapa unsur dan kosakata Bahasa Aceh.

BACA JUGA:Suku-suku di Provinsi Jawa Tengah: Wilayah Utama Suku Jawa, Ada Suku Samin yang Masih Menjaga Tradisinya

10. Suku Sigulai

Suku Sigulai mendiami Pulau Simeulue bagian utara terutama di di kecamatan Simeulue Barat, Alafan dan Salang.

Suku Sigulai bersama dengan suku Devayan, Lekon dan Haloban terdaftar sebagai suku asli yang berada kepulauan Simeuleu. Belum ada penelitian tertulis mengenai asal usul suku Sigulai ini sehingga masih butuh penelitian mendalam.

Meskipun dalam tulisan tidak resmi seperti di situs-situs online yang menyebut kalau suku Sigulai itu dulu kala berasal dari wilayah yang sama dengan suku Devayan, Lekon, Haloban dan Nias serta Mentawai.

Suku Sigulai itu masuk dalam ras mongoloid yang dulu kala bermigrasi ke wilayah ini secara fisik mirip suku Nias, Mentawai, Devayan, Lekon serta Haloban.

Mereka menyebar di beberapa wilayah di pulau serta kepulauan yang berada di sebelah barat pulau Sumatra. 

BACA JUGA:Suku-suku di Provinsi Jawa Timur: Selain Jawa dan Madura Ada 4 Suku Unik Lainnya yang Layak Diketahui

11. Suku Lekon

Sama seperti suku Sigulai, Suku Lekon adalah sebuah suku bangsa yang terdapat di kecamatan Alafan, Simeulue di provinsi Aceh.

Mereka banyak terdapat di desa Lafakha dan dan Langi.

12. Suku Devayan

Ini juga suku bangsa yang mendiami Pulau Simeulue.

Suku Devayan mendiami kecamatan Teupah Barat, Simeulue Timur, Simeulue Tengah, Teupah Selatan dan Teluk Dalam.

Kategori :