https://palpres.bacakoran.co/

Dubes Kanada dan Menag Nasaruddin Umar Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Beasiswa di Universitas McGill

Dubes Kanada dan Menag Nasaruddin Umat menyepakati untuk meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang dapat mengakses pendidikan tinggi di Universitas McGill.--kemenag.go.id

JAKARTA, KORANPALPRES.COM – Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton menemui Menteri Agama (Menag) Nasarudin Umar di Ruang VIP Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat 7 Februari 2025.

Di pertemuan itu, Dubes Jess Dutton menyampaikan undangan dan membahas pembaruan kerja sama beasiswa di Universitas McGill, Montreal.

Dari pertemuan ini pula, kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang dapat mengakses pendidikan tinggi di salah satu universitas terkemuka tersebut.

Dubes Jess Dutton juga menyampaikan bahwa Presiden Universitas McGill diagendakan akan mengunjungi Indonesia pada 23 Februari 2025 mendatang. 

BACA JUGA:Tanpa Kerukunan dan Kedamaian, Menag Nasaruddin Umar Sebut Tak Ada Turis Kunjungi Indonesia

BACA JUGA:Menag Nasaruddin Umar Blak-Blakan Beber Cara Indonesia Lestarikan Tradisi Tilawah Alquran

“Pada momen kunjungan tersebut bakal diadakan resepsi khusus untuk para alumni McGill yang kini berkiprah di Indonesia,” sebut Jess Dutton.

Lebih lanjut sang Dubes mengungkapkan, saat ini program pendidikan di Universitas Mcgill mencakup pemberdayaan ekonomi perempuan, kesetaraan gender, serta pertumbuhan hijau. 

“Kami berfokus pada transisi energi, pertanian berkelanjutan, rehabilitasi hutan bakau, dan lahan gambut,” tukasnya.

Sementara itu, Menag Nasaruddin Umar menyambut baik dan menyatakan kesiapannya untuk menghadiri acara tersebut dan menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut.

BACA JUGA:Buka MTQ Internasional Ke-4 di Jakarta, Pernyataan Menag Nasaruddin Umar Gegerkan Dunia

BACA JUGA:Menag Nasaruddin Umar dan Ketua KPK Bersama Jajaran Lakukan Rapat, Kali ini Bahas Apa ya?

Beliau menekankan pentingnya memperbarui serta memperkuat kemitraan pendidikan antara Indonesia dan Kanada. 

“Dari tahun 1990 hingga 1992, dan bahkan hingga saat ini, masih banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di McGill, hanya saja jumlahnya belum mengalami peningkatan signifikan,” singgungnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan